Connect with us

Nasional

Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Satgas Siapkan Kebijakan Baru

Diposting

pada

INFOKA.ID – Satgas Penanganan Covid-19 tengah mempersiapkan kebijakan tambahan guna mengantisipasi gelombang ketiga lonjakan kasus virus corona yang diprediksi terjadi di akhir tahun.

“Saat ini pemerintah sedang merancang kebijakan antisipasi lonjakan kasus khususnya dalam menghadapi pelaksanaan acara besar, periode libur panjang, maupun hari raya,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dilansir dari CNNIndonesia.com, Kamis (14/10/2021).

Dia mengatakan bahwa semua elemen masyarakat perlu fokus dalam penegakan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Wiku mengatakan bahwa semua elemen masyarakat perlu fokus dalam penegakan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi meminta masyarakat untuk selalu waspada kendati penurunan kasus covid-19 di Indonesia terjadi secara signifikan.

Nadia juga menyebut pemerintah akan terus berupaya membuat kebijakan yang disesuaikan dengan perkembangan dan kondisi pandemi Covid-19 di Tanah Air terkini.

“Jadi protokol kesehatan harus dijalankan termasuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi, kami juga tetap mendorong tracing dan testing,” kata Nadia.

Namun, Nadia mengaku masih belum mengetahui secara pasti apakah pemerintah akan memperkuat regulasi atau merubah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) levelling menjadi PPKM Darurat kembali.

“Yang jelas PPKM terus dilanjutkan ya,” ujarnya.

Sejumlah ahli kesehatan dan epidemiolog memprediksi terjadi gelombang ketiga Covid-19 pada Desember 2021 atau awal Januari 2021 buntut libur panjang Natal dan Tahun baru.

Selain itu, ancaman dari sejumlah varian baru mutasi virus SARS-CoV-2 juga dinilai dapat memicu gelombang covid-19 ketiga di Indonesia. Ditambah dengan relaksasi pemerintah terkini yang juga mulai membuka akses masuk wisatawan mancanegara berpotensi besar membawa penularan baru varian Covid-19. (*)

Advertisement
Tinggalkan pesan

Balas Pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement