Connect with us

Regional

Bukan dari PHE ONWJ, Hasil Labfor Ungkap Ceceran Minyak di Pesisir Karawang Tak Identik

Published

on

KARAWANG – Teka-teki asal ceceran minyak di pesisir Pantai Sedari dan Cemarajaya, Karawang akhirnya mulai terkuak. PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menegaskan tidak ada anomali atau kebocoran dalam fasilitas operasi mereka.

Kepastian ini didukung oleh hasil uji laboratorium forensik serta pemodelan pergerakan tumpahan minyak. Pernyataan tersebut disampaikan langsung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Karawang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta perwakilan nelayan setempat pada Selasa sore (1/9/2026).

Hasil Labfor: Karakteristik Minyak Berbeda
General Manager PHE ONWJ, Wirdan Arifin, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat mengambil sampel minyak pada 26 Agustus 2026 dengan disaksikan aparatur desa. Sampel tersebut kemudian diuji oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) POLRI.

“Hasil pemeriksaan Puslabfor yang keluar pada 31 Agustus 2026 menyatakan sampel minyak di pantai tidak identik dengan karakteristik minyak komersial milik PHE ONWJ,” ujar Wirdan.

Selain hasil lab, analisis pelacakan pergerakan tumpahan (backtracking) selama 7 hari menunjukkan arah sumber minyak. Limpasan tersebut diperkirakan bergerak dari arah tenggara, yang berada di luar wilayah kerja operasi PHE ONWJ. Pengecekan intensif lewat kapal laut, helikopter, hingga drone udara juga memastikan seluruh fasilitas perusahaan berfungsi normal.

Tetap Bertanggung Jawab Bersihkan Pantai
Meski terbukti bukan berasal dari fasilitas mereka, PHE ONWJ tetap berkomitmen menjaga lingkungan. Bersama DLH Karawang dan warga setempat, mereka bergotong royong membersihkan area pantai sejak 27 hingga 30 Agustus 2026.

“Walau hasil uji tidak identik, kami langsung bergerak melakukan pembersihan bersama masyarakat. Seluruh material dan tanah yang terkontaminasi sudah diangkut untuk dikelola oleh pihak ketiga pengolah limbah B3 berizin,” tambah Pinto Budi Bowo Laksono, Manager Communication, Relations & CID Regional Jawa PHE ONWJ.

DPRD Dorong Investigasi Independen
Merespons situasi ini, Komisi III DPRD Karawang mendorong pembentukan tim investigasi independen demi mengusut tuntas sumber asli ceceran minyak secara ilmiah.

“Harus dibikin tim investigasi independen. Nanti Dinas LH yang mengepalai dan perwakilan dari para nelayan,” tegas Ketua Komisi III DPRD Karawang, Dedy Indra Setiawan.

Dedy menambahkan, tim ini nantinya akan melibatkan organisasi nelayan seperti HNSI dan KNTI, serta tidak menutup kemungkinan membawa ahli atau akademisi jika diperlukan.

Menanggapi rencana tersebut, pihak PHE ONWJ menyatakan sikap terbuka. Perusahaan siap mendukung penuh segala proses verifikasi lapangan dan transparansi data demi kenyamanan masyarakat pesisir Karawang. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement