Regional
Waspadai Covid-19, Pemprov Jabar Imbau Warga Kembali Terapkan Prokes
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk kembali menerapkan protokol kesehatan (prokes) sebagai bentuk kewaspadaan naiknya kembali kasus Covid-19.
Asisten Daerah (Asda) I Pemerintahan dan Kesra Setda Jabar Dedi Supandidi mengatakan periode November-Desember 2023 ini, Singapura, Malaysia, dan kemungkinan Indonesia dilaporkan mengalami peningkatan kasus COVID-19 secara signifikan.
Dengan memperhatikan fenomena itu, Dedi mengingatkan agar penggunaan masker hingga menjaga pola hidup sehat dapat kembali diterapkan masyarakat sambil menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian Kesehatan.
“Rencananya seperti itu (penerapan prokes). Kami masih menunggu apa yang menjadi acuan dari Dinas Kesehatan, tapi sudah mulai, bagi yang sakit harus menggunakan masker dan bagi aktivitas-aktivitas yang banyak bersinggungan dengan dengan manusia atau dengan sebagainya itu juga diharapkan menggunakan masker,” ujarnya, Kamis (7/12/2023), dilansir dari Antara.
Selain itu, pihaknya juga mendorong pada fasilitas umum untuk kembali menyediakan tempat cuci tangan, guna mendukung protokol kesehatan (prokes) sebagai mitigasi pencegahan pandemi Covid-19.
“Sambil diaktifkan lagi, bagaimana tempat cuci tangan di beberapa tempat. Lingkungan sekolah terjaga, tetapi lebih di beberapa lingkungan yang lain,” tuturnya.
Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia bertambah 35-40 kasus per 6 Desember 2023, dengan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit tercatat 60-131 orang. Situasi itu memicu peningkatan tingkat keterisian rumah sakit saat ini 0,06 persen dan angka kematian 0-3 kasus per hari.
Kenaikan kasus ini didominasi oleh subvarian Omicron XBB 1.5 yang juga menjadi penyebab gelombang infeksi Covid-19 di Eropa dan Amerika Serikat. Selain itu, juga dideteksi subvarian EG2 dan EG5.
Meskipun ada kenaikan, kasus itu masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan saat pandemi yang mencapai 50.000-400.000 kasus per pekan. (*)
Sumber: Antara


You may like

Bey Machmudin Minta MPLS Siswa Baru Bersih dari Kekerasan

Pemprov Jabar Tindaklanjuti Temuan DAS Citarum yang Terkontaminasi Paracetamol dan Amoxcilin

Sekda Ajak MMS Berkolaborasi Atasi Berbagai Persoalan di Jabar

Pemprov Jabar Bakal Anulir Kelulusan Calon Peserta Didik yang Terbukti Curang di PPDB

Forkompimda Jawa Barat Komitmen Bersama untuk PPDB Jabar 2024 Bersih

Pemprov Jabar Siapkan Strategi Entaskan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
Pos-pos Terbaru
- Membedah Simbol Politik Jalan Kaki Teh Alya: Pesan Efisiensi dan Kedekatan Akar Rumput
- Dituduh Salah Tetapkan Denda, Yaspen di Cibuaya Mau Laporkan Oknum Pegawai PLN Karawang Ke Kementrian BUMN
- Polresta Karawang Ungkap Kasus Penelantaran Bayi, Kedua Orangtua Diamankan
- Kejari Karawang Tetapkan 4 Tersangka Korupsi KPR Bank Himbara, 3 Langsung Dijebloskan ke Lapas
- 12 Tim dari Berbagai Kampus Adu Kemampuan di PSYNERGY Competition 2026 Fakultas Psikologi UBP Karawang





