Nasional
Zona Merah Covid-19 Naik 3 Kali Lipat
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Zona merah atau wilayah dengan risiko penularan virus corona (covid-19) tinggi di Indonesia meningkat menjadi 19 kabupaten/kota.
Data itu bersumber dari catatan perkembangan terakhir Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per 25 April.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan perkembangan zona merah itu tercatat mengalami kenaikan tiga kali lipat dari sepekan lalu yang hanya menyisakan enam kabupaten/kota zona merah di Indonesia.
“Sangat disayangkan minggu ini lagi-lagi terjadi penambahan pada zona merah dan zona oranye yang mana seharusnya selalu kita upayakan agar turun,” kata Wiku, Selasa (27/4).
Adapun daerah yang masuk kriteria zona merah pada pekan ini menyisakan kabupaten/kota di pulau Sumatera dan Kalimantan. Peningkatan itu terjadi karena ada pergeseran zonasi risiko covid-19 pada 14 kabupaten/kota.
Di antaranya berasal dari Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, dan Kalimantan Selatan.
Sementara kenaikan jumlah zonasi terjadi di zona oranye atau wilayah dengan risiko sedang penularan Covid-19. Dari pekan lalu tercatat sebanyak 322 wilayah zona oranye, sementara pekan ini naik menjadi 340 kabupaten/kota zona oranye.
Tercatat, lima kota administrasi di DKI Jakarta tergabung dalam zona oranye.
“Adanya peningkatan ini dikontribusikan oleh 53 kabupaten/kota yang berpindah dari zona kuning ke zona oranye,” jelasnya.
Sedangkan itu, penurunan terjadi di zona kuning atau wilayah dengan risiko rendah penularan covid-19. Pada pekan ini zona kuning berkurang menjadi 146 kabupaten/kota, dari pekan lalu yang berjumlah 177 wilayah.
Sementara itu, delapan kabupaten/kota masuk dalam kategori zona hijau tidak ada kasus. Mereka yakni tiga daerah dari Sumatera Utara yakni kabupaten Nias Barat, Nias Selatan dan Nias Utara. Dua lainnya berasal dari Papua, yakni Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Mamberamo Raya. Lalu Papua Barat di Pegunungan Arfak.
Sedangkan dua lainnya berasal dari Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara dan Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku. Satgas Covid-19 juga mencatat satu wilayah yang tidak terdampak virus corona hingga saat ini adalah kabupaten Dogiyai di Papua. (*)
Sumber: CNNIndonesia.com

You may like

Jaksa Sebut Terdakwa Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Purwakarta Diduga Gunakan Data Fiktif, Ada Nama Mantan Bupati

Kemenkes: Kenaikan Kasus Covid-19 Varian JN.1 Masih Terkendali

Kemenkes: Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi

Waspadai Covid-19, Pemprov Jabar Imbau Warga Kembali Terapkan Prokes

BPJS Kesehatan Tanggung Biaya Pasien Covid-19 Sesuai Indikasi Medis

Meski Sudah Masuk Endemi, BPJS Tetap Tanggung Biaya Pengobatan Covid-19
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!





