Connect with us

Nasional

Pada Juli, Kematian Pasien Covid-19 Naik 348 Persen

Published

on

INFOKA.ID – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat angka kematian akibat pandemi corona selama bulan Juli 2021 meningkat drastis sebesar 348 persen.

“Kurang lebih sekitar pekan kedua Agustus harapannya angka kematian sudah turun,” kata Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah, Rabu (4/8/2021).

Dewi mengungkap, angka kematian pasien Covid-19 di Indonesia selama Januari hingga April 2021 cenderung turun. Peningkatan baru mulai nampak pada bulan April menuju Mei.

Kemudian, dari Mei ke Juni, kenaikan angka kematian cukup tinggi mencapai 55 persen. Sementara, dari bulan Juni ke Juli jumlah pasien meninggal melonjak tinggi hingga 27.409 kasus atau naik 348 persen

“Atau 4 kali lipat lebih tinggi daripada jumlah kematian yang ada di bulan Juni,” ujar Dewi.

Dia merinci, pada minggu pertama Juli jumlah kematiannya mecapai 4.400. Di pekan kedua naik jadi 6.300, pekan ketiga naik jadi 8.300, dan pekan keempat naik jadi 11.076 kasus kematian.

Dengan angka tersebut, angka kematian pasien Covid-19 selama bulan pekan terakhir Juli rata-ratanya mencapai 1.582 kasus setiap hari.

“Nanti bulan Agustus masuk evaluasi yang berbeda, harapannya sudah semakin jauh lebih turun,” ucap Dewi.

Dewi menyebut, tingginya angka kematian seharusnya menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan.

Untuk menekan angka kematian, harus dipastikan pasien Covid-19 mendapat penanganan tepat waktu.

Selain itu, penularan virus juga harus dicegah dengan cara pembatasan mobilitas yang ketat dan disiplin protokol kesehatan.

Bersamaan dengan itu, pemerintah terus meningkatkan upaya 3T (testing, tracing, treatment) dan vaksinasi.

“Karena kita tahu sekalipun kita terinfeski harapannya tidak menjadi gejala berat apalagi kritis yang pelru ke rumah sakit, jadi lebih terlindungi dengan vaksin,” kata Dewi. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement