Nasional
Mendagri: Kepala Daerah dan Forkopimda Antisipasi Potensi Kerumunan Saat Idul Fitri
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mengantisipasi potensi kerumunan saat Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi.
Hal itu disampaikan Tito dalam rapat koordinasi untuk membahas evaluasi pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro, Senin (3/5/2021).
“Setiap kepala daerah dan Forkopimda agar mengidentifikasi potensi kerumunan di daerah masing-masing,” kata Tito dikutip dari laman resmi Kemendagri, Selasa (4/5/2021).
“Baik yang berhubungan dengan ekonomi seperti pasar, mall, dan lain-lain, di beberapa kasus sudah terjadi, harus diantisipasi,” ujar dia.
Tito menambahkan, antisipasi potensi kerumunan juga harus dilakukan pada kegiatan keagamaan seperti kegiatan buka puasa bersama, hingga open house di Hari Raya.
Ia juga menyoroti kasus pelarangan penggunaan masker pada saat ibadah, padahal hal itu dilakukan sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.
“Kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan keagamaan seperti nanti ada buka puasa bersama, kemudian open house mungkin, kemudian pada saat tarawih, masih banyak masjid yang tarawih tanpa protokol kesehatan, penuh dan tidak memakai masker,” ungkapnya.
Mantan Kapolri ini menilai, peran kepala daerah bersama Forkopimda dalam penegakan aturan dan protokol kesehatan adalah kunci memutus rantai penyebaran Covid-19.
Termasuk rencana aksi dalam melakukan pencegahan di setiap kegiatan atau tempat yang berpotensi terjadi penularan.
“Perlu ada langkah-langkah dari Forkopimda untuk melakukan antisipasi, mengidentifikasi daerah yang mana, apa bentuk kegiatannya,” tuturnya.
“Pasar mana, masjid mana, mall mana, kemudian lakukan langkah-langkah pencegahan termasuk penegakan aturan,” ucap dia. (*)
Sumber: Kompas.com


You may like

Momen Suka Cita Warga Binaan Lapas Karawang Sambut Idul Fitri, Dapat Baju ‘Bedug’ Dari Kalapas

Jaksa Sebut Terdakwa Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Purwakarta Diduga Gunakan Data Fiktif, Ada Nama Mantan Bupati

Kemenkes: Kenaikan Kasus Covid-19 Varian JN.1 Masih Terkendali

Kemenkes: Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi

Waspadai Covid-19, Pemprov Jabar Imbau Warga Kembali Terapkan Prokes

BPJS Kesehatan Tanggung Biaya Pasien Covid-19 Sesuai Indikasi Medis
Pos-pos Terbaru
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional






