Connect with us

Regional

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Published

on


KARAWANG – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial ditunjukkan secara nyata oleh Pemerintah Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Mulai dari Kepala Desa, jajaran staf, hingga anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) terjun langsung melakukan aksi “kerja keroyokan” untuk membangun rumah salah satu warga tidak mampu yang kondisinya nyaris roboh.

Rumah memprihatinkan tersebut milik Emak Solihat (65), seorang lansia yang tinggal di Dusun Krajan Timur, RT 02/07, Desa Amansari. Bangunan yang sebagian besar bermaterial kayu dengan dinding bambu (bilik) itu sudah lapuk dimakan usia dan sangat membahayakan keselamatan penghuninya.

Saat ditemui di lokasi, Emak Solihat tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bahagianya. Ia menceritakan peliknya kondisi ekonomi yang membuatnya tidak mampu memperbaiki tempat tinggalnya sendiri.

“Rumah saya dari kayu dan bilik, kondisinya memang sudah mau roboh karena dimakan usia. Jangankan untuk membetulkan rumah, untuk makan sehari-hari saja saya harus bekerja serabutan, apa saja yang penting halal,” ungkap Emak Solihat dengan mata berkaca-kaca, Rabu (15/7/2026).

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah desa yang telah memberikan perhatian nyata melalui aksi bedah rumah ini.

“Alhamdulillah, dengan bantuan Bapak Kepala Desa, H. Napi, rumah saya dibangun bersama-sama para pegawai staf desa. Disamping bantuan alakadarnya ini, saya juga memohon bantuan bilamana ada donatur luar yang mau membantu. Dengan senang hati dan lapang dada saya menerima, yang penting memberinya ikhlas,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Amansari, H. Napi, menyatakan bahwa aksi gotong royong ini merupakan bentuk pelayanan dan tanggung jawab moral pemerintah desa terhadap warganya yang membutuhkan. Ia mengaku bangga melihat kekompakan seluruh aparatur desa dalam agenda kemanusiaan ini.

“Kami merasa senang dan bersyukur bisa membantu secara keroyokan dan bergotong royong bersama para staf desa untuk membangun rumah Emak Solihat di Dusun Krajan Timur ini,” ujar H. Napi.

Lebih lanjut, H. Napi juga mengetuk pintu hati para dermawan agar bersedia mengulurkan tangan guna menyempurnakan pembangunan rumah lansia tersebut.

“Harapan kami, mudah-mudahan ke depan ada donatur atau pihak swasta yang tergerak untuk ikut membantu perbaikan rumah Emak Solihat, walaupun hanya sekadarnya. Bantuan tersebut tentu akan sangat berarti bagi beliau,” pungkasnya. (Mio/Infoka)