Gaya Hidup
Ini Bedanya Batuk Karena Covid-19 dan Kanker Paru
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Covid-19 dan kanker paru sama-sama memiliki gejala berupa batuk. Namun, terdapat perbedaan batuk pada Covid-19 dan kanker paru yang dapat diamati dengan jelas.
Beda batuk Covid dan kanker paru dapat diketahui dari respons terhadap obat-obatan, gejala lain yang mengikuti, dan pemeriksaan.
Batuk pada Covid-19 disebabkan oleh infeksi virus corona. Batuk pada kanker paru terjadi karena sel-sel kanker.
Kedua penyakit ini tak bisa dibiarkan begitu saja dan harus segera mendapatkan perawatan segera.
Dilansir dari CNNIndonesia, berikut beda batuk Covid dan kanker paru.
1. Respons terhadap obat-obatan
Ahli paru Profesor Anwar Jusuf meyebut perbedaan utama batuk biasa dengan batuk pada kanker paru adalah respons terhadap obat-obatan.
Batuk biasa atau batuk pada Covid-19 umumnya akan membaik setelah konsumsi obat batu. Namun, pada kanker paru batuk tetap konsisten meskipun telah menghabiskan obat. Pasalnya, sel kanker tak mempan dengan pengobatan biasa.
“Batuk pada kanker paru tidak merespons obat-obatan bahkan obat tuberkulosis. Kalau tidak ada perbaikan patut curiga dengan kanker,” kata Anwar saat peringatan Hari Kanker Sedunia 2021.
2. Gejala lain yang muncul
Perbedaan batuk Covid dan kanker paru juga dapat diketahui dari gejala yang muncul.
Batuk pada Covid-19 disertai dengan gejala demam, kelelahan, nyeri tenggorokan, sesak napas, hilangnya indra perasa dan penciuman, serta ruam pada kulit.
Sedangkan pada kanker paru biasanya disertai dengan gejala sesak napas, nyeri dada, nyeri bahu atau lengan, kelumpuhan sebelah badan, dan bengkak pada leher atau lengan.
3. Muncul darah
Keberadaan darah pada batuk juga dapat menjadi perbedaan batuk karena Covid-19 dan kanker paru. Batuk pada Covid-19 umumnya merupakan batuk kering yang tidak disertai dengan darah.
Pada batuk kanker paru, batuk dapat disertai dengan kemunculan darah.
4. Hasil pemeriksaan
Batuk karena Covid-19 dapat diketahui melalui pemeriksaan tes swab PCR. Pemeriksaan akan memperlihatkan keberadaan virus.
Batuk karena kanker paru dapat diketahui melalui pemeriksaan CT scan, rontgen, biopsi jaringan paru, serta bronkoskopi atau endoskopi. (*)


You may like

Jaksa Sebut Terdakwa Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Purwakarta Diduga Gunakan Data Fiktif, Ada Nama Mantan Bupati

Kemenkes: Kenaikan Kasus Covid-19 Varian JN.1 Masih Terkendali

Kemenkes: Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi

Waspadai Covid-19, Pemprov Jabar Imbau Warga Kembali Terapkan Prokes

BPJS Kesehatan Tanggung Biaya Pasien Covid-19 Sesuai Indikasi Medis

Meski Sudah Masuk Endemi, BPJS Tetap Tanggung Biaya Pengobatan Covid-19
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Raih Juara II Lomba Manajemen Media Ketahanan Pangan Polda Jabar, Kapolres Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda Jabar
- Sharp Optimistis Dongkrak Penjualan Lewat Ragam Promo di Jakarta Fair 2026
- PGN Karawang Hadirkan GasKita Sauyunan, Perkuat Edukasi Gas Bumi, Catat Meter Mandiri, dan Perluas Pelanggan Rumah Tangga
- Direktur Operasional Bulog Tegaskan Tanggung Jawab Penuh Atasi Hama di Gudang Beras Karawang
- Truk Trailer Oleng Tabrak Dua Truk Lain di Tol Jakarta-Cikampek KM 46 Karawang





