Connect with us

Regional

Banjir Cirebon Makin Meluas, Ribuan Rumah Terendam dan Dua Orang Meninggal Dunia

Published

on

INFOKA.ID – Banjir yang melanda Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sejak Selasa (5/3/2024) malam semakin meluas.

Dari sebelumnya tujuh, kini tercatat sembilan kecamatan terendam banjir kiriman dari wilayah Kuningan tersebut.

“Saat ini, terdapat sembilan kecamatan dengan 36 desa terdampak banjir. Kondisinya, air sudah mengalir mendekati pantai, tapi di laut juga rob,” kata oordinator Lapangan BPBD Kabupaten Cirebon Fauzan, Rabu (6/3/2024) malam.

Sembilan kecamatan yang terdampak banjir setinggi 60 sentimeter hingga 2,5 meter meliputi Waled, Karangwareng, Ciledug, Pasaleman, Pabedilan, Babakan, Gebang, Losari dan Pangenan.

Waled menjadi daerah yang terdampak paling parah dengan jumlah warga yang terdampak mencapai 3.428 orang.

Menurut dia, antisipaso banjir sulit dilakukan karena sejumlah faktor terjadi di Kabupaten Cirebon.

“Kadang kadang cuacanya, hujan terlalu besar, banjir kirimannya besar, dan di lautnya ini rob,” ujar Fauzan.

“Jadi, air sangat lambat keluar menuju ke laut,” katanya.

BPBD Kabupaten Cirebon mencatat, sebanyak dua orang meninggal dunia akibat banjir di wilayah tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Cirebon Deni Nurcahya mengatakan, korban meninggal akibat terpeleset dan juga tersetrum aliran listrik.

Pertama warga dari Desa Ambit terpeleset saat sedang membantu evakuasi keluarganya di Desa Ciuyah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. Kedua warga Desa Gunung Sari Kabupaten Cirebon meninggal karena tersengat listrik di hari pertama banjir.

“Sempat dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat sebelum meninggal. Kemudian ada warga desa juga yang akan melahirkan saat peristiwa banjir sudah kami evakuasi dan selamat semua,” ujar Deni. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement