Nasional
Satgas Sebut Perkembangan Vaksinasi Booster Stagnan di 28 Provinsi Capaiannya Masih di Bawah 30 Persen
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan perkembangan vaksinasi Covid-19 di Indonesia saat ini masih stagnan. Hingga saat ini tercatat ada 28 provinsi dari 34 provinsi yang capaian vaksinasi booster-nya di bawah 30 persen.
“Perkembangan vaksinasi booster cenderung stagnan. Bahkan, 28 dari 34 Provinsi di Indonesia cakupannya masih dibawah 30 persen,” ujar Wiku dalam siaran pers Satgas Covid-19 seperti dilansir Kompas.com, Kamis (14/7/2022).
Wiku menjelaskan, jika dilihat per daerah, cakupan vaksinasi booster tertinggi ada di Bali, yakni 58 persen.
Selanjutnya disusul DKI Jakarta, Kepulauan Riau, DI Yogyakarta, Jawa Barat dan Kalimantan Timur yang meskipun cakupannya belum mencapai 50 persen.
“Saya tekankan kepada masyarakat, untuk melakukan vaksin booster, karena dapat melindungi kita semua agar tetap sehat,” tegas Wiku.
Dia melanjutkan, pemerintah berupaya menyediakan sentra vaksinasi di tiap daerah, dan bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) serta mengerahkan baik unsur pemerintah maupun swasta yang ada.
Seperti di wilayah Jabodetabek yang tersedia lebih dari 70 sentra vaneinasi dan akan terus bertambah.
“Diharapkan pemerintah dan masyarakat bersama-sama terus berupaya mempercepat cakupan vaksinasi termasuk booster dan kedisiplinan protokol kesehatan,” kata Wiku.
“Jika kedua upaya ini dilakukan secara kolektif maka Indonesia dapat mencapai ketahanan dan kesehatan masyarakat yang tinggi,” lanjutnya.
Nantinya status vaksinasi akan diperiksa melalui aplikasi PeduliLindungi yang secara otomatis mendeteksi riwayat vaksinasi tiap individu.
“Dan perlu saya pertegas kembali bahwa sesuai SE Satgas Nomor 22 Tahun 2022, bahwa WNI berusia lebih dari 18 tahun yang hendak bepergian ke luar negeri wajib sudah vaksinasi booster sebelum keberangkatan. Agar imunitas terbentuk secara sempurna,” tambah Wiku. (*)
Sumber: Kompas.com


You may like

Jaksa Sebut Terdakwa Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Purwakarta Diduga Gunakan Data Fiktif, Ada Nama Mantan Bupati

Kemenkes: Kenaikan Kasus Covid-19 Varian JN.1 Masih Terkendali

Kemenkes: Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi

Waspadai Covid-19, Pemprov Jabar Imbau Warga Kembali Terapkan Prokes

BPJS Kesehatan Tanggung Biaya Pasien Covid-19 Sesuai Indikasi Medis

Meski Sudah Masuk Endemi, BPJS Tetap Tanggung Biaya Pengobatan Covid-19
Pos-pos Terbaru
- Sinergi Nyata HUT Bhayangkara, Satlantas Polres Karawang Serahkan Ambulans Hasil Reparasi untuk Komunitas Ojol
- Polres Karawang Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
- UNSIKA Bangun Gedung Serbaguna di Kampus 2
- Diduga Korban Tabrak Lari, Polres Karawang Lakukan Penyelidikan Intensif untuk Ungkap Pelaku
- Kapolres Karawang Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat Reguler dan Pengabdian di Polres Karawang





