Regional
Mangkrak, Warga Minta Proyek Jembatan di Pangandaran Segera Dituntaskan
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Mangkraknya proyek pembangunan jalan dan jembatan penghubung wilayah Desa Babakan sampai Pantai Timur di Cikidang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menjadi sorotan warga sekitar.
Ketua RW 06 Dusun Karanggendang, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Ade Suryana mengatakan, mengenai proyek bangunan jembatan Cikidang ini, ia mewakili warga sekitar memohon pada pihak DPUTRPRKP dan para anggota DPRD Komisi III Pangandaran agar segera dituntaskan.
Pasalnya, warga khawatir dinding oprit atau tembok penahan jalan yang posisinya tegak lurus, berada sebelum jembatan tersebut terjadi ambrol lagi.
“Agar dapat memfasilitasi kami, selaku warga yang terkena dampak dan rasa kekhawatiran tentang adanya kontruksi bangunan,” ujar Ade dikutip dari TribunJabar.id, Selasa (9/3/2021).
Ade mengaku, ada beberapa kerugian dari dampak pengerjaan proyek jembatan ini di antaranya seperti, ia memiliki kolam ikan, dan kolam tersebut tidak bisa produksi lagi.
“Awalnya sangat produktif, dan biasa menyambung hidup keluarga sehari harinya, namun setelah ada proyek ini justru tidak produktif lagi karena terganggu oleh aktivitas proyek,” ucapnya.
Akibat pembangunan, perumahan milik warga banyak yang retak akibat dari getaran saat proyek beraktivitas.
“Untuk itu, saya berharap ada solusi untuk warga setempat,” ucap ia.
Ade menambahkan, bentuk kekhawatiran warga sekitar karena dilandasi pengalaman kemarin sewaktu tembok dinding oprit ambrol.
“Kami tidak mau kejadian serupa terulang kembali, dan kami selaku warga sini tahu persis kondisi bangunannya,” katanya.
Ditambah posisi konstruksi tembok dinding oprit yang tegak lurus (vertikal) membuat khawatir karena tidak memiliki kekuatan untuk menahan beban.
“Agar aman dan nyaman, Kami bersama warga sekitar berharap ada pembangunan lagi dengan teknis berbeda, yang tujuannya agar lebih kuat dan kokoh,” ujarnya.
Sementara Kabid Binamarga DPUTRPRKP Pangandaran, Nanang Heryanto mengatakan, pihaknya menanggapi semua keluhan yang disampaikan warga.
“Kita nanti sampaikan, terutama mengenai penahan tembok yang di khawatirkan warga,” ujar Nanang.
Nanang memaparkan, proyek pembangunan ini harus dilelang ulang dan anggarannya juga harus dianggarkan kembali.
“Semoga apa yang disampaikan warga dapat terealisasi, sebab kami hanya sebatas menampung dan mengusulkan saja,” ucapnya. (*)
Sumber: TribunJabar.id


You may like

Pengedar Uang Palsu di Pangandaran Ditangkap Polisi, Dibeli Secara Online dari Pasuruan

Mantan Perangkat Desa di Pangandaran Cabuli Dua Anak di Bawah Umur

Wisatawan Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pantai Pangandaran

Alat Bukti Kasus Tabungan Murid yang Macet Sudah Lengkap, Polisi: Aktor Utama adalah Guru

Uang Tabungan Murid SD yang Belum Dikembalikan di Pangandaran Capai Rp 5 Miliar

Bupati Pangandaran akan Kumpulkan Semua Pihak Terkait Kasus Uang Tabungan Murid yang Belum Dicairkan
Pos-pos Terbaru
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel






