Connect with us

Nasional

Kemenkes Sebut Tak ada Batasan Jelas Kapan Pandemi Berakhir

Published

on

INFOKA.ID – Kementerian Kesehatan belum dapat memastikan kapan status pandemi Covid-19 akan diakhiri, meski kedaruratan kesehatan global telah dicabut oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Juru Bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril mengatakan, tidak ada batasan yang jelas terkait kapan selesainya pandemi Covid-19, sehingga sulit untuk memperkirakan atau menentukan kapan akan berakhir.

“WHO pun tidak bisa menjawab kapan dia (pandemi) selesai, sehingga sulit untuk memperkirakan atau menentukannya,” kata Syahril dalam keterangannya, Selasa (9/5/2023).

Syahril mengatakan yang dicabut oleh WHO pada 5 Mei 2023 adalah ketentuan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency International of Concern/PHEIC).

Situasi tersebut, lanjutnya, menandakan pandemi Covid-19 global secara umum telah terkendali, namun angka kasus akan tetap berfluktuasi.

“Yang penting sekarang, kita sudah lalui masa terberat pandemi dengan melihat indikator angka kasus, kematian, perawatan, dan positivty rate,” kata Syahril.

Syahril menjelaskan, ada empat indikator untuk menentukan status kedaruratan pandemi Covid-19 yang digunakan WHO sebagai tolok ukur.

Pertama, jumlah kasus kematian. Kedua, jumlah kasus atau pasien yang masuk rumah sakit dan ICU. Ketiga, tingkat keparahan infeksi virus. Keempat, kekebalan atau imunitas masyarakat.

Syahril menyebut berbagai persiapan yang dilakukan pemerintah di masa transisi emergensi, diperkuat dengan terus dilaksanakannya vaksinasi dosis lengkap dan booster Covid-19. Vaksinasi ini terbukti mampu mengurangi risiko kesakitan dan kematian akibat Covid-19.

“Baik setiap negara maupun masyarakat global harus bersiap untuk bisa hidup dengan Covid-19, dengan mengintegrasikan upaya pencegahan dan pengendalian dalam program-program rutin yang ada seperti surveilans dan vaksinasi rutin,” terangnya.

Menurutnya, yang paling penting adalah Indonesia telah berhasil melewati masa berat pandemi Covid-19 dalam 3 tahun belakangan ini. Dan kini sedang melakukan masa transisi emergensi dan terus melakukan pemantauan serta upaya lainnya.

“Saat ini Indonesia telah memulai mempersiapkan untuk melakukan transisi dengan memastikan 10 pilar respons yang terus diperkuat,” terangnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement