Nasional
Kemendag Klaim Stok Minyak Goreng Akan Stabil Akhir Maret 2022
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didid Noordiatmoko mengatakan saat ini produksi minyak goreng sudah mendekati kebutuhan sehingga kelangkaan terhadap produk tersebut seharusnya bisa teratasi paling lambat akhir Maret 2022.
“Persediaan sebenarnya tersedia. Selisih kebutuhan ini sudah mendekati normal. Akhir bulan ini secara teoritis sudah cukup,” kata Didid saat memantau operasi pasar minyak goreng di Pasar Alang-Alang Lebar Palembang bersama Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Sabtu, (5/3/2022).
Sebagai contoh, Didid mengatakan produsen minyak goreng di Sumatera Selatan, saat ini sudah memproduksi minyak goreng 300 ton per bulan atau sudah mendekati kebutuhan untuk daerah tersebut.
Jika pun nantinya adanya selisih, diperkirakan tidak besar dan hanya 10 persen saja.
Didid menjelaskan penyebab kelangkaan minyak goreng ini terjadi berlarut-larut karena kompleksnya persoalan dari hulu hingga ke hilir.
Ia mengatakan pemerintah akan secara bertahap menyelesaikan berbagai persoalan dari mulai produksi hingga distribusi minyak goreng.
Sehingga masyarakat dapat memperoleh minyak goreng dengan mudah dan harga yang terjangkau.
Akan tetapi, menurut dia muncul persoalan baru imbas dari kenaikan harga dan kelangkaan barang, yakni panic buying.
Masyarakat yang sebelumnya sempat kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau, membuat masyarakat membeli melebihi dari kebutuhannya ketika mendapatkan kesempatan.
Padahal hasil riset menyebutkan kebutuhan minyak goreng per orang hanya 0,8-1 liter per bulan. Artinya, kini banyak rumah tangga menyetok minyak goreng. “Tapi ini baru terindikasi,” kata dia.
Sambil menunggu kestabilan antara permintaan dan ketersediaan minyak goreng, pemerintah akan gencar melakukan operasi pasar di setiap kabupaten/kota di Sumsel mulai pekan depan.
Dalam operasi pasar ini masyarakat dapat membeli minyak goreng dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), dengan rincian untuk minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter, lalu minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan minyak curah Rp11.500 per liter. (*)
Sumber: Antara

You may like

Pemerintah Bakal Pidanakan Pelaku Usaha Bila Curangi Dalam Takaran Gas LPG 3 Kg

Kejagung Geledah Kantor Kemendag Terkait Impor Gula

Kemendag Bakal Tindak Tegas yang Jual MinyaKita Secara Bundling

Kemendag: Pasokan Pangan Periode Ramadhan hingga Lebaran Surplus

Langgar Aturan PMSE, Kemendag Tindak Tegas 25.653 Tautan di Marketplace

Kemendag Sempurnakan Aturan PMSE Untuk Optimalkan Perdagangan Online
Pos-pos Terbaru
- Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika
- Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
- Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern







