Connect with us

Regional

Januari Hingga Juni, Kasus DBD di Cirebon Capai 1.000 Orang

Published

on

INFOKA.ID – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cirebon periode Januari sampai Juni 2022 telah mencapai lebih dari 1000 orang. Dan delapan di antaranya meninggal dunia.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Luqman Denianto, mengatakan, hingga kini kasus DBD mencapai 1099 orang.

Dia menyatakan, dari kasus DBD tersebut rata-rata menyerang pada anak-anak usia di bawah 14 tahun. Bahkan kata Luqman, hampir semua yang terjangkit DBD harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.

Ia menilai kasus meninggal dunia, karena tidak tertolong saat menjalani perawatan medis dan itu terjadi pada kalangan anak-anak.

“Jumlah itu merupakan pasien DBD yang sudah dirawat di rumah sakit, dan rata-rata telah membaik sehingga diizinkan pulang,” ujarnya, Minggu (26/6/2022).

1.099 kasus itu tersebar di beberapa kecamatan. Lima kecamatan tertinggi berada di Kecamatan Plumbon 123 kasus, 2 kematian, Kecamatan Plered 119 kasus, Kecamatan Weru 99 kasus, Kecamatan Palimanan 56 kasus, dan Tengah Tani 53 kasus. Lima kecamatan ini, kata Lukman, merupakan wilayah padat populasi dengan daya urbanisasi yang tinggi.

Ia menambahkan pada periode yang sama jumlah kasus DBD tahun ini meningkat lebih dari tiga kali lipat dibanding tahun 2021 yang mencapai 360 orang.

Sementara total kasus DBD di Kabupaten Cirebon selama 2021 mencapai 820 orang, sehingga kasus yang ditemukan pada pertengahan tahun ini lebih banyak.

“Temuan kasus pada awal hingga pertengahan 2022 ini sudah melebihi total kasus DBD di Kabupaten Cirebon selama 2021,” katanya. (*)

Sumber: Berbagai sumber

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement