Connect with us

Regional

Imbas Kenaikan Harga BBM, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pangandaran Ikut Naik

Published

on

Sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di Pangandaran naik setelah harga bahan bakar minyak (BBM) pertalite dan solar mengalami kenaikan.

Hal tersebut berdasarkan laporan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran di 3 Pasar Tradisional yang ada di Pangandaran.

Di Pasar Kalipucang, harga beras premium Rp 12 ribu per kg, harga beras medium Rp 9,5 ribu per kg. sedangkan harga cabai rawit naik dari Rp 55 ribu menjadi Rp 70 ribu per kg, dan harga gas LPG 3 kilogram Rp 24 ribu.

Di Pasar Pananjung, harga beras premium Rp 13 ribu per kg, harga beras medium Rp 10 ribu per kg. Harga cabai rawit naik dari Rp 60 ribu menjadi Rp 70 ribu per kg, dan harga gas LPG 3 kilogram Rp 20 ribu.

Kemudian di Pasar Parigi, harga beras premium Rp 15 ribu per kg, harga beras medium Rp 11 ribu per kg. Harga cabai rawit naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 70 ribu per kg, dan harga gas LPG 3 kilogram Rp 20 ribu.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Kemetrologian Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran, Supendi menyampaikan, sejumlah harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan tersebut, akibat cuaca yang menyebabkan hasil produksi berkurang.

“Contohnya, sekarang seperti cabai rawit. Selain itu, juga karena BBM naik, ongkos transportasi juga ikut naik,” ujar Supendi dilansir TribunJabar.id, Selasa (20/9/2022) pagi.

Satu Ibu rumah tangga di Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Ibu Aan Aningsih (47) merasa mengeluh, karena harga kebutuhan di dapur seperti cabai rawit sekarang naik.

“Harga cabai (rawit) waktu 3, 4 hari yang lalu harganya kalau per kg masih Rp 70 ribu. Tapi, sekarang belanja lagi ke warung sudah naik menjadi Rp 100 ribu (per kg),” katanya. (*)

Sumber: TribunJabar.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement