Regional
Wamendag Pantau Harga Bahan Pokok di Karawang, Aman Terkendali
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menegaskan, stok barang kebutuhan pokok (bapok) di Karawang, Jawa Barat, terpantau aman serta harganya terkendali jelang Idul Adha 1444 Hijriyah.
Hal ini diungkapkan Jerry saat mengunjungi Pasar Johar di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (24/6/2023). Pada kunjungan tersebut, Jerry turut didampingi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti dan Wakil Kepala Bulog Kabupaten Karawang Mustika.
”Hari ini saya meninjau dan melihat langsung kondisi pasar terbaik ketiga di Jawa Barat ini. Begitu dicek, harga bapok relatif stabil. Harga telur justru turun dan minyak goreng MINYAKITA juga masih sesuai harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp 15.500 per kg atau Rp 14.000 per liter,” kata Jerry dalam keterangan persnya.
Berdasarkan pantauan, harga bapok di Pasar Johar tercatat yakni beras medium Rp 11 ribu-Rp 12 ribu per kg, beras premium Rp 13 ribu per kg, bawang putih honan Rp 40 ribu per kg, bawang merah Rp 42 ribu per kg, cabai merah keriting Rp 35 ribu per kg, cabai merah besar Rp 40 ribu per kg, gula pasir Rp 15 ribu per kg, minyak goreng kemasan premium Rp 18 per liter, daging ayam Rp 44 ribu per kg, dan tepung terigu Rp 11 ribu per kg.
Wamendag mengungkapkan saat ini stok bapok aman. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk hasil kerja sama pemerintah pusat dan pemerintah daerah, baik pemerintah kota, pemerintah kabupaten, dan pemerintah provinsi.
“Kami tadi berdiskusi dengan para pedagang untuk memastikan apa yang mereka dapat sesuai dengan apa yang mereka jual. Meskipun ada sedikit fluktuasi harga di beberapa komoditas, tetapi menjelang Iduladha ini harga bapok relatif masih stabil,” terangnya.
Jerry juga menyaksikan transaksi dagang di Pasar Johar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Digitalisasi pembayaran menggunakan QRIS lebih praktis bagi para pedagang dan pembeli di pasar.
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menambahkan, di beberapa toko dan kios di pasar rakyat sudah menggunakan QRIS.
“Kami bangga QRIS sudah dipakai di beberapa toko dan kios yang kami datangi di pasar. Ada satu pesan dari saya, saat menggunakan QRIS, jangan lupa kita cek sekali lagi rekening tujuannya. QRIS itu memudahkan, tapi tetap untuk keamanan kita harus cek Bersama,” imbuh Destry.
Destry mengapresiasi kerja sama semua pihak yang telah mendorong seluruh pedagang di Pasar Johar untuk menggunakan QRIS.
Hal ini adalah bukti QRIS juga dapat meningkatkan pendapatan para pedagang. Pasar Johar diharapkan dapat menjadi contoh bagi pasar-pasar lain di Jawa Barat. (*)

You may like

Tak Cukup Perbaikan Teknis, Komnas PA Jabar Desak Investigasi Dugaan Pengubahan Password SPMB

Polres Karawang Kawal Demo Mahasiswa di Interchange Karawang Barat, Berjalan Aman Kondusif

Dukung Kampus Sehat, FIKES UNSIKA Sukses Gelar Turnamen Tenis Antar Pegawai

Jabar Miliki 2.350 PKBM, Solusi Nyata Dongkrak IPM dan Atasi Putus Sekolah

Iman Teguh Adianto Resmi Jabat Plt. Kepala Kantor Imigrasi Karawang

Tembus 1.740 Peserta, Pupuk Kujang Gelar Event Lari di Kawasan Industri
Pos-pos Terbaru
- Tak Cukup Perbaikan Teknis, Komnas PA Jabar Desak Investigasi Dugaan Pengubahan Password SPMB
- Polres Karawang Kawal Demo Mahasiswa di Interchange Karawang Barat, Berjalan Aman Kondusif
- Dukung Kampus Sehat, FIKES UNSIKA Sukses Gelar Turnamen Tenis Antar Pegawai
- Jabar Miliki 2.350 PKBM, Solusi Nyata Dongkrak IPM dan Atasi Putus Sekolah
- Iman Teguh Adianto Resmi Jabat Plt. Kepala Kantor Imigrasi Karawang







