Regional
DLH: Produksi Sampah di Kabupaten Cirebon Capai 1.200 Ton per Hari
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menyebut produksi sampah di daerah tersebut mencapai 1.200 ton per hari. Penanganannya masih terdapat kendala di lapangan, sehingga perlu dilakukan pemilahan serta dibentuk bank sampah di setiap desa.
“Produksi sampah di daerah kita per hari itu mencapai 1.200 ton,” kata Kepala DLH Kabupaten Cirebon Iwan Ridwan Hardiawan dilansir Antara, Sabtu (2/7/2022).
Dia mengatakan, jumlah tersebut tentu terbilang banyak, perlu pengelolaan yang memadai, karena ada beberapa kendala dihadapi dan membuat pengangkutannya tidak maksimal.
“Seperti terjadi di wilayah timur Kabupaten Cirebon, di mana terdapat kendala yang mengharuskan petugas hanya bisa mengangkut satu kali, karena masyarakat tidak berkenan, ketika melebihi jam satu siang,” tuturnya.
Iwan menjelaskan, perlu adanya kesadaran bersama oleh masyarakat, agar permasalahan sampah di Kabupaten Cirebon, bisa teratasi secara maksimal. Salah satunya, dengan memilih dan memilah sampah, agar tidak semuanya dibuang, karena dari sampah itu juga bisa menjadi rupiah.
Iwan menambahkan, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah dalam menangani permasalahan sampah ini, di antaranya pembentukan bank sampah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
“Saat ini bank sampah memang baru aktif di lingkungan pegawai Dinas Lingkungan Hidup saja. Tetapi, kita juga sudah ada Bank Sampah Induk (BSI), yang dapat menerima hasil dari bank sampah unit,” ujarnya.
Untuk itu, kata Iwan, setiap desa di Kabupaten Cirebon harus dapat membentuk bank sampah unit, agar permasalahan sampah tidak menjadi persoalan yang tidak ada solusinya.
“Oleh karena itu, kami berharap setiap desa membentuk bank sampah unit agar masyarakat bisa ikut menabung di bank sampah,” katanya.
Selain itu masyarakat juga bisa memanfaatkan pegiat lingkungan hidup saat mempunyai sampah yang masih memiliki nilai ekonomi.
Sebagai contoh, banyak pegiat kesenian yang memanfaatkan limbah rumah tangga untuk diolah menjadi suatu barang yang bernilai lebih tinggi dari sekadar sampah.
“Sejauh ini banyak juga yang memanfaatkan limbah rumah tangga untuk dijadikan kerajinan tangan. Masyarakat yang sudah memilah sampah bisa menghubunginya untuk menjual limbah yang dimiliki,” ujar Iwan. (*)
Sumber: Antara


You may like

Bedug Hadiah Syeikh Quro Masih Berdentum di Cirebon, Tradisi Dugdag Bertahan hingga Ramadhan 2026

Disaksikan Langsung Ketua Umum, Pengurus AMKI Cirebon Raya Resmi Dilantik AMKI Jabar

Ketua DPD IKAL Jabar Melantik Pengurus Korwil Ciayumajakuning Periode 2025-2028

Pemkab Cirebon Perbanyak Program Edukasi Untuk Tekan Pernikahan Usia Dini

Saka Tatal Ucapkan Sumpah Pocong, Ingin Buktikan Bukan Pembunuh Vina dan Eky, Iptu Rudiana Tidak Hadir

Dari Juni-Juli 2024, Polresta Cirebon Ungkap 21 Kasus Narkotika, Amankan 27 Tersangka
Pos-pos Terbaru
- Satu-satunya Dari Jawa Barat, NOEND Band Asal Karawang Siap Tampil di Grebeg Suro Rockfest ‘2026’
- Aksi Humanis Jum’at Berkah, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah Berbagi Paket Makanan di Perempatan Johar
- Gelar LKTM BKS PTN Wilayah Barat 2026, UNSIKA Jadi Pusat Kompetisi Ilmiah Mahasiswa
- Sharp AQUOS sense10 Raih Penghargaan Smartphone of The Year 2025 Mid Range Category di Ajang Selular Awards
- Usut Kasus PT BAS, Kejari Karawang Hentikan Operasional Tiga Kantor Marketing






