Regional
Ratusan Santri di Ponpes Tasikmalaya Positif Corona
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – 375 santri dan pengajar di salah satu pondok pesantren di Kota Tasikmalaya terpapar Covid-19. Mereka rata-rata mengalami gejala ringan, hilang penciuman, demam dan batuk.
“Total sampai siang ini ada 375 Santri yang terpapar Covid-19. Awalnya hanya satu santri yang hilang penciuman setelah ditelusuri merambat ke tenaga pengajar sampai santri lain,” kata Kadinkes Kota Tasikmalaya Uus Supangat.
Uus menyebut, ada sebanyak 832 santri dan pengajar menjalani tes swab. Dari jumlah tersebut sebanyak 375 orang dinyatakan positif Covid-19.
Baca juga: Irigasi Jebol, Ratusan Hektare Sawah di Citarik Sukabumi Terancam Kekeringan
“Jumlah sample yang diterima 832. Jumlah kasus terkonfirmasi 375 orang terdiri dari pengajar 48 Orang. Santri perempuan atau santriyah 173 orang dan santri Laki-laki atau santriyin 154 orang,” ucap Uus.
Untuk sementara, kata dia para santri tersebut tidak diizinkan pulang ke rumah. Mereka dievakuasi ke tiga tempat berbeda. Ada yang dievakuasi ke hotel untuk yang mengalami gejala ringan, ke RSUD dr Sukarjo untuk yang mengalami gejala dan isolasi di lingkungan pesantren.
“Sekarang kita upayakan untuk tidak dipulangkan. Tetapi akan dilakukan pemisahan antara santri yang terkonfirmasi dan yang tidak terpapar. Santri perempuan ditempatkan di hotel untuk isolasi mandiri dan laki-laki akan di tempatkan di RS Dewisartika. Sementara yang bergejala akan di RSUD dr Soekardjo,” ucap Uus.
Baca juga: 3.000 Nakes di Karawang Belum Divaksin Covid-19
Pesantren tersebut, diduga masih melakukan pembelajaran. “Pondok pesantren ini sepertinya masih melaksanakan pembelajaran di lingkungan pesantren. Tetapi, untungnya segera diketahui oleh kita dan akan kita antisipasi,” ujarnya. (*)
Sumber: Detikcom


You may like

Ketua Umum AMKI Terima Penghargaan Adiluhung Budaya Ki Sunda Utama

Bencana Longsor Hingga Rumah Ambruk Terjadi di Tasikmalaya

Akibat Hujan Deras, Jalan Penghubung Tasikmalaya-Garut Tertimbun Longsor

Jaksa Sebut Terdakwa Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Purwakarta Diduga Gunakan Data Fiktif, Ada Nama Mantan Bupati

Kemenkes: Kenaikan Kasus Covid-19 Varian JN.1 Masih Terkendali

Kemenkes: Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Swasembada Pangan, Polres Karawang Lakukan Penanaman Benih Serentak di Lahan Produktif
- Sinergi TNI-Polri dan Instansi Terkait Kawal Penyiapan Lahan Produktif di Wilayah Karawang
- Laporan Kakak Korban Berbuah Cepat,Satres PPA dan PPO Polres Karawang Tangkap Ayah Diduga Perkosa Anak Kandung
- Perkuat Kesadaran Pajak, Bapenda Karawang dan Fakultas Hukum UNSIKA Sosialisasikan Opsen PKB-BBNKB
- Respons Cepat Aduan Warga yang Viral,Sipropam Polres Karawang Periksa 7 Saksi Terkait Dugaan Pelanggaran Etik Brigadir
RM






