Regional
Tidak Taat Prokes COVID-19, Bupati Pangandaran Akan Tunda Bantuan Bagi Desa yang Melanggar
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Kabupaten Pangandaran masuk dalam kategori daerah di Jawa Barat yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan. Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan akan memberikan sanksi bagi desa yang tidak mentaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
Pangandaran berada di nomor urut tiga setelah Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya sebagai daerah yang tidak disiplin protokol kesehatan.
“Maka pada 12-13 Januari lalu kita kumpulkan para Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas, Camat, Danramil, dan Kapolsek. Kita membuat instruksi terkait protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru, termasuk penggunaan masker,” kata Jeje, usai memimpin apel gabungan di Pantai Pangandaran, Sabtu (23/01/2021).
Jeje mengaku akan berikan sanksi bagi desa yang tidak patuh terhadap instruksi bupati soal prokes. Dia menyatakan tunjangan dan bantuan dari Pemda untuk desa akan ditunda.
Selanjutnya, pada Senin (25/1/2021) besok pihaknya akan melakukan evaluasi.
“Kita akan rilis dan dipublikasikan desa mana yang rendah penerapan prokes dan tidak taat pada instruksi,” kata Jeje.
Soal warga Pangandaran tidak patuh Prokes, Jeje menilai karena masyarakat terlena.
“Mungkin kita terlena. Sejak Oktober hingga Desember 2020, kita terfokus pada proses politik Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, sehingga konsentrasi masyarakat terfokus ke persoalan itu,” katanya.
Penyebab lainnya, Jeje menduga karen Pangandaran termasuk daerah zona penyebaran rendah, sehingga masyarakat mungkin terlena. Penggunaan masker dianggap tidak terlalu penting dan diabaikan masyarakat. (*)


You may like

Menko PMK Usulkan Pecandu Judi Online Bisa Jadi Penerima Bansos

Kasi Kesos: Dana Bantuan di Karawang Dipastikan Tepat Sasaran Sesuai Program BPNT

BLT Rp 600 Ribu Akan Cair Sebelum Puasa Ramadhan

Bansos BNPT dan PKH 2024 Cair, Cek Daftar Penerima Manfaatnya Disini

Jaksa Sebut Terdakwa Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Purwakarta Diduga Gunakan Data Fiktif, Ada Nama Mantan Bupati

Kemenkes: Kenaikan Kasus Covid-19 Varian JN.1 Masih Terkendali
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern





