Connect with us

Regional

Sistem Penghitungan Menggunakan 3 Panel, Suasana Rapat Pleno di Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang Tidak Kondusif

Published

on

PALEMBANG – Ketua Aliansi Masyarakat Kota Palembang dan Pemuda Peduli Demokrasi Nuris menyesalkan dengan suasana rapat pleno di Kecamatan Ilir Timur 1 Palembang yang menggunakan 3 panel serta membuat bingung para saksi yang hadir saat penghitungan suara berlangsung.

“Para saksi dibuat tidak fokus dalam melakukan perekapan suara dikarenakan PPK IT 1 menggunakan sistem 3 panel, ini terindikasi akan merugikan partai politik peserta pemilu dan Paslon presiden serta Caleg DPD, karena dengan menggunakan 3 panel maka otomatis para saksi harus berpindah-pindah tempat untuk melakukan penghitungan dan mengawasi jumlah suara yang didapat berdasarkan C hasil salinan yang telah dibawa oleh masing-masing saksi,” kata Nuris, Kamis (22/2/2024).

Ditambahkan Nuris, jumlah saksi dari masing-masing partai politik peserta pemilu, paslon presiden dan Caleg DPD maksimal hanya 2 orang yang dipersilahkan masuk ke ruang rapat pleno.

Dalam pelaksanaan rapat pleno pun penghitungan tidak sesuai dengan urutan yang sudah ditetapkan dalam PKPU nomor 219 tahun 2024 yang dimana dalam PKPU tersebut penghitungan dimulai dari presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kota.

“Ini yang terjadi di dalam rapat pleno kecamatan Ilir Timur 1 penghitungan nya secara acak, menambah bingung para saksi,” katanya.

Lebih lanjut menurut Nuris, setelah di konfirmasi ke Ketua PPK IT 1 bahwa penghitungan menggunakan 3 panel ini sudah mendapatkan izin dari KPU Kota Palembang.

“Ini sangat disayangkan, kalaupun memang benar sudah di izinkan oleh KPU Kota Palembang, Maka kami pastikan bahwa KPU Kota Palembang tidak memahami situasi yang terjadi di dalam rapat pleno,” ungkapnya.

Untuk itu Nuris berharap Bawaslu Kota Palembang harus segera turun ke lokasi untuk mengecek secara langsung pelaksanaan rapat pleno di Kecamatan Ilir Timur 1. (sya)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement