Connect with us

Regional

Targetkan Banjir Palembang Berkurang 50% Tahun Depan, DPRD Percepat Pansus Banjir

Published

on

PALEMBANG – Merespons gelombang protes dan keluhan masyarakat yang kian meluas terkait persoalan banjir, DPRD Kota Palembang mengambil langkah taktis. Lembaga legislatif ini berencana untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Banjir demi merumuskan solusi konkret dan permanen, Selasa (19/5/2026).

​Ketua Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta, SH., MH., menegaskan bahwa percepatan pembentukan pansus ini sudah menjadi urgensi utama, mengingat banjir terus berulang setiap kali musim hujan tiba.

​”Kami akan sesegera mungkin mempercepat pembentukan Pansus Banjir di Kota Palembang. Komunikasi lintas fraksi terus kami bangun agar pembentukan pansus ini bisa segera direalisasikan,” ujar Rubi.

​Koalisi Lintas Fraksi Mulai Terbentuk
​Saat ini, gelombang dukungan dari internal DPRD terus menguat. Sedikitnya sudah ada lima fraksi besar yang memiliki kesamaan pandangan dan siap mengawal pembentukan pansus ini, antara lain:
​Fraksi Golkar
​Fraksi PDI Perjuangan
​Fraksi PAN
​Fraksi NasDem
​Fraksi PKS

​Rubi menambahkan, pihaknya akan terus merangkul fraksi-fraksi lain di DPRD Kota Palembang agar langkah ini mendapat dukungan penuh secara kelembagaan.
​Target Pangkas 50% Titik Banjir Tahun Depan.
​DPRD Kota Palembang tidak ingin pansus ini hanya menjadi ceremonial belaka.

Rubi menegaskan ada target jangka pendek yang jelas dan terukur yang harus dicapai bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

​”Kami ingin agar di musim hujan nanti persoalan banjir di Kota Palembang bisa segera teratasi. Target kami, minimal harus tuntas 50 persen pada tahun depan,” cetusnya.

​Melalui Pansus Banjir ini, DPRD Kota Palembang berkomitmen melahirkan rekomendasi strategis, keputusan politik, hingga regulasi ketat yang wajib dijalankan oleh Pemkot Palembang. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu mempercepat penanganan banjir secara menyeluruh dan mengakhiri penderitaan warga terdampak.(Syaiful Jabrig/riil)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement