Regional
Sadis! Pria di Majalengka Tega Habisi Ayah Kandung dengan Senjata Tajam
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Seorang pria berinisial UU (46) tega menganiya ayah kandungnya, O (80), dengan senjata tajam hingga meninggal dunia, Rabu (16/11/2022).
Perbuatan keji tersebut terjadi di Desa Cicalung, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, sekira pukul 10.30 WIB.
Kapolsek Maja, Iptu Kenedy Joko Lelono membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya benar, lokasinya di Desa Cicalung, pelaku sudah ditangkap,” ujar Kenedy dikutip TribunJabar.id, Rabu (16/11/2022).
Ia menjelaskan kronologinya, sebelum kejadian, sang bapak berinisial O sedang menggarap sawah, lalu didatangi pelaku yang juga anak kandungnya sendiri. Diduga, permasalahan keluarga menjadi penyebab peristiwa pembacokan itu terjadi.
“Informasi yang didapat, pelaku berinisial UU dan korban yang juga bapaknya berinisial O. Korban meninggal saat dibawa ke rumah sakit,” ucapnya.
Menurutnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu. Termasuk motif yang dilakukan pelaku kepada korban. (*)

You may like

Polisi Tangkap 2 Pemuda yang Bacok Warga di Majalengka, Amankan Dua Senjata Tajam

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Indramayu yang Korbannya Meninggal Dunia, Ini Motifnya

Fakta Terbaru, Pelaku Pembunuhan di Karawang Paksa Istri Open BO Selama Setahun

Tidak Terima Dengan Postingan Mantan Istri, Pria di Karawang Tikam Suami Baru di Malam Pertama Usai Pernikahan

Kurang Dari 24 Jam, Pelaku Penganiayaan Pasangan Suami Istri di Kotabaru Berhasil Ditangkap

Sepasang Suami Istri di Karawang Jadi Korban Penganiayaan di Rumahnya Sendiri, Kondisi Korban Kritis
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Tanam Benih Serentak di Lahan Produktif
- Sinergi TNI-Polri, Polres Karawang Tanam Benih Serentak demi Perkuat Ketahanan Pangan
- Pantau Kebun Jagung, Jajaran Polres Karawang Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal
- Dukung Swasembada Pangan, Polres Karawang Sinergi dengan Petani Pantau Kebun Jagung
- Aksi Nyata di Lapangan, Polres Karawang Tanam Benih Serentak demi Swasembada Pangan







