Regional
RK Setuju Mudik Tak Dilarang, Ingatkan Prokes
Published
6 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sepakat dengan pemerintah pusat terkait kebijakan mudik Lebaran yang tak dilarang tahun ini. Dia mengingatkan agar protokol kesehatan dijalankan dan dipatuhi dengan baik.
“Pada dasarnya sekarang apa pun boleh tinggal terapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan),” ucap pria yang akrab disapa Kang Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Rabu (17/3/2021).
Menurut Emil, sapaannya, kondisi penanganan covid-19 tahun ini berbeda dengan tahun 2020. Salah satunya, tahun ini pemerintah telah memiliki teknologi pengetesan antigen untuk mendeteksi covid-19 yang belum ada di tahun lalu.
“Kelebihan tahun 2021 dibanding tahun 2020 ada dua yaitu kita punya teknologi antigen yang melimpah untuk pengetesan di jalan, dulu kan tidak ada, PCR juga melimpah,” ucap Emil di Gedung Sate, Bandung, Rabu (17/3).
Dengan keberadaan alat tes antigen, kata dia, pengetesan bisa dilakukan dengan cepat, baik dalam perjalanan maupun di tempat tujuan.
Kelebihan kedua, lanjut dia, vaksinasi covid-19 juga sudah gencar dilakukan di berbagai daerah.
Sebelumnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan tidak akan melarang masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkap akan membuat mekanisme protokol kesehatan ketat yang disusun pihaknya dan Satgas Covid-19.
“Terkait dengan mudik 2021 pada prinsipnya pemerintah lewat Kemenhub tidak akan melarang,” ujar Budi Karya dalam rapat kerja dengan komisi V DPR RI, Selasa (16/3).
Mekanisme mudik akan diatur bersama dengan pengetatan dan tracing pada mereka yang akan berpergian.
“Vaksinasi sudah gencar hingga berjuta-juta orang sudah divaksin. Dua peristiwa ini tidak terjadi di 2020,” kata Emil.
Untuk itu, Emil mengaku tidak mempermasalahkan silaturahmi mudik Lebaran dilakukan tahun ini dengan catatan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menghindari potensi penularan.
“Jadi saya tidak masalah silaturahim mudik dibolehkan asal saat ketemu di kampung dan di perjalanan hindari potensi penularan dengan disiplin protokol kesehatan,” ujarnya. (*)

You may like

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur

Tepis Isu Bocor, DPMD Karawang Tegaskan Hasil Ujian CAT Cakades Langsung Diketahui Peserta
Pos-pos Terbaru
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!
- Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah






