Regional
Ribuan Al Quran di Masjid Al Jabbar Bandung Hilang!
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Ribuan Al Quran di Masjid Al Jabbar Bandung hilang dibawa pulang pengunjung. Kejadian tersebut baru diketahui setelah tidak ada satu pun Al Quran di dalam rak masjid.
Jumlah pasti Alquran yang raib masih dihitung oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Jabbar dan Pemprov Jabar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar sekaligus Ketua DKM Al Jabbar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian serupa, Pemprov Jabar akan memperketat pengamanan dan penjagaan properti masjid akan diperketat penjagaan properti.
“Selain itu, Pemprov Jabar juga mengimbau warga yang membawa pulang Alquran di Masjid Al Jabbar agar segera mengembalikannya,” katanya, Selasa (20/6/2023).
Ia mengatakan DKM sedang menginventarisasi jumlah Alquran yang hilang di Masjid Al Jabbar.
Selain itu, Pemprov Jabar juga akan menggencarkan sosialisasi agar masyarakat tidak membawa pulang Al Quran saat berkunjung ke Masjid Al Jabbar.
“Al Quran ini untuk di masjid, bukan dibawa pulang. Kalau kita lihat di Makkah, Al Quran itu terus bertambah karena banyak yang mewakafkan untuk masjid. Nah, bukan sebaliknya kita. Jadi saya mengimbau, mudah-mudahan yang belum tahu, kembalikan saja deh, kalau memang merasa terbawa Alquran itu,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, sekitar seribu lebih Al Quran raib dibawa pulang para jamaah bukan 7 ribuan seperti yang disampaikan belum lama ini. Kendati begitu pihaknya tetap berpikir positif terkait hilangnya inventaris Masjid Al-Jabbar itu.
“Itu fakta memang kehilangan. Angkanya, di atas seribu (eksemplar Al Quran). Ya mungkin mereka sangat mencintai Alquran, ingin baca, Alquran-nya bagus, terus mau dibaca mungkin lebih nyaman di rumah,” kata Gubernur Jabar.
Walaupun sudah dipasang imbauan agar tidak dibawa pulang, namun banyak jamaah yang malah membawa pulang Al Quran yang tergeletak di sekitar area dalam masjid.
“Tapi itu (Al Quran) properti Masjid Al Jabbar. Kalau mau beli bisa online. Tapi intinya mah selama itu dipakai (dibaca), masih rada reugreug (tenang) yah. Tapi jangan ada hal-hal di luar itu. Tapi tetap kami, itu inventaris masjid,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat tidak membawa pulang properti Masjid Al Jabbar. Karena itu, media harus mengapresiasi penataan yang telah dilakukan. Setelah ditutup dan ditata, Masjid Al Jabbar semakin baik, bersih dan nyaman. Pedagang kaki lima (PKL) diberi tempat yang layak. (*)

You may like

Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama

Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi

Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari

Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik
Pos-pos Terbaru
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel
- Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika







