Connect with us

Regional

Pemkab Purwakarta Punya Cara Sendiri Tangani Masalah Hortikultura

Published

on

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pangan dan Pertanian berkomitmen mengembangkan produk-produk perkebunan dan hortikultura. Mereka juga menargetkan untuk tidak bergantung pada daerah lain dalam hal kebutuhan sayuran.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengaku sampai saat ini pasokan kebutuhan sayuran di Purwakarta masih mengandalkan daerah lain lantaran pasokan sayuran hasil produksi petani Purwakarta cenderung masih sedikit.

Tentang langkah yang akan dilakukan untuk menggenjot produktivitas perkebunan dan hortikultura, Anne mengatakan pihaknya menaruh harapan pada Desa Parakan Garokgek, Kecamatan Kiarapedes.

Baca juga: Polres Karawang Dapat Penghargaan Predikat Pelayanan Prima Kategori Sangat Baik dari Menpan-RB

Di sana ada lahan seluas 6 hektare yang disiapkan untuk penelitian dan pengembangan beragam jenis produk perkebunan dan hortikultura.

Lahan itu diberi nama Kebon Ambu dan telah dibentuk juga balai penyuluh pertanian yang bertujuan mengurangi ketergantungan Purwakarta pada kebutuhan sayuran dari daerah lain.

“Kami harap ke depan Purwakarta bisa menjadi daerah mandiri dari penghasil sayuran yang dibutuhkan masyarakat. Di BPP sudah banyak produk yang dikembangkan. Belum lama ini kami kembangkan komoditas bawang merah,” katanya, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Pegadaian Kanwil Bandung Salurkan Bantuan Korban Banjir Pantura

Ketika disinggung masalah ketersediaan bahan pangan, Anne mengatakan, pihaknya menjamin sejauh ini masih aman meski situasi di tengah pandemi, terutama pangan beras yang sering alami surplus beras.

Tak hanya itu, Anne juga mengaku dinas terkait terus mendorong pemanfaatan lahan kering untuk pengembangan bahan pangan lainnya lantaran sangat potensial dalam pengembangan perkebunan, seperti jagung, kacang, dan umbi. (*)

Sumber: TribunJabar.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement