Connect with us

Regional

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

Published

on

PURWAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja ke proyek Pengembangan Kawasan Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta.

Didampingi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein), kunjungan ini meninjau langsung progres penyediaan hunian berkualitas yang terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Proyek HWB Purwakarta ini menjadi bagian krusial dalam mendukung Program 3 Juta Rumah Presiden RI. Tujuannya bukan sekadar membangun fisik bangunan, melainkan membuka akses kepemilikan rumah demi meningkatkan kualitas hidup dan memutus rantai kemiskinan melalui mobilitas sosial.

Harga di Bawah Pasar dengan Kualitas Unggul
HWB Purwakarta mencatatkan terobosan harga yang signifikan di pasar properti tanah air. Unit satu kamar tidur ditawarkan mulai dari Rp98 juta, sementara unit dua kamar tidur dibanderol Rp115 juta. Angka ini jauh di bawah harga pasar skema FLPP saat ini yang rata-rata berada di atas Rp160 juta.

Tak hanya murah, skema pembiayaannya pun dibuat seringan mungkin dengan cicilan sekitar Rp500.000 per bulan. Bahkan, tersedia program khusus untuk unit satu kamar dengan cicilan awal hanya Rp170.000 per bulan selama 15 bulan pertama.

“Ini adalah terobosan penting. Hunian berkualitas dengan harga terjangkau adalah kunci membuka akses rumah bagi masyarakat luas. Ini tentang masa depan dan martabat,” ujar Menteri PKP, Maruarar Sirait.

Magnet Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja
Dengan nilai investasi mencapai Rp1,5 triliun, proyek ini memberikan dampak ekonomi (multiplier effect) yang nyata bagi Jawa Barat. Sejak diluncurkan pada Maret 2026, lebih dari 1.500 unit telah terjual melalui sistem pre-selling.

Pembangunan ini diproyeksikan menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja pada periode Juli–Agustus 2026. Menariknya, proyek ini mengedepankan kearifan lokal di mana lebih dari 95% material bangunan berasal dari Jawa Barat dan 80% tenaga kerja merupakan warga setempat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan kesiapan wilayahnya menjadi percontohan nasional. “Purwakarta siap menjadi contoh pembangunan yang tidak hanya membangun rumah, tapi juga membangun kehidupan masyarakat,” tuturnya.

Sinergi Pengembang Besar dan Lokal
HWB Purwakarta merupakan buah kolaborasi antara HWB Group dengan Lippo Cikarang dalam program pemberdayaan pengembang lokal, yang dipimpin oleh Iwang Prejadi. Sinergi ini membuktikan bahwa kemitraan antara korporasi besar dan pengusaha daerah mampu menghasilkan solusi perumahan yang nyata bagi rakyat.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap proyek ini. “Ini membawa manfaat nyata mulai dari lapangan kerja hingga investasi. Harapan baru bagi warga Purwakarta,” pungkasnya.

Dengan lokasi strategis di antara jalur logistik Jakarta-Bandung serta dikelilingi oleh 6.000 pabrik, HWB Purwakarta diposisikan sebagai prototipe nasional untuk hunian pekerja yang inklusif dan anti-inflasi di tengah tantangan ekonomi global.(rls)