Connect with us

Regional

Pemkab Purwakarta Masih Andalkan Dana Transfer dari Pemerintah Pusat Untuk Tutup Belanja Daerah

Published

on

INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Purwakarta masih mengandalkan dana transfer dari pemerintah pusat karena pendapatan asli daerah (PAD) belum mampu menutup kebutuhan seluruh belanja daerah.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyebutkan volume anggaran tahun 2023 mencapai Rp 2,53 triliun.

Ia mengatakan, anggaran itu berasal dari transfer umum Rp 1.5 triliun, dana bagi hasil Rp 249,2 miliar dan PAD Purwakarta Rp 762,8 miliar.

Menurutnya, Pemkab Karawang akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk kegiatan pembangunan bidang infrastruktur.

Diakuinya juga, pemda belum maksimal menghimpun PAD. Karena hal tersebut, untuk menutupi seluruh belanja daerah, Pemkab Purwakarta sangat bergantung dari dana transfer pusat.

“Kami mengakui banyak usulan dan aspirasi masyarakat yang belum bisa semuanya terakomodir,” kata Anne dilansir dari Antara, Kamis (9/2/2023).

Atas kemampuan fiskal yang tidak seimbang dengan tuntutan masyarakat, Anne mengajak seluruh kepala desa, camat dan kepala organisasi perangkat daerah untuk bisa memanfaatkan anggaran yang ada, yakni mewujudkan pembangunan sesuai dengan harapan masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Purwakarta, Aep Durrohman, menyampaikan pelaksanaan program pembangunan mengacu pada aspirasi yang muncul saat musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan).

Musrenbang itu memiliki dasar, yakni Undang Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Musrenbang ini merupakan forum musyawarah tahunan,” kata dia.

Musrenbang digelar untuk mendapatkan masukan prioritas kegiatan dari desa atau kelurahan, serta menyepakati usulan kegiatan lintas desa atau perubahan di kecamatan sebagai dasar penyusunan rencana kerja setiap organisasi perangkat daerah.

Disebutkan musrenbang menjadi landasan serta pijakan yang kuat dalam menyusun perencanaan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan. (*)

Sumber: Antara

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement