Connect with us

Regional

Jelang Lebaran, Dinas Perdagangan Sumsel Sidak Supermarket dan Swalayan

Published

on

PALEMBANG – Tim Pengawasan barang dan jasa Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan, dua hari menjelang Idul Fitri melakukan Sidak.

Tim engawas memeriksa PTC Mall Palembang berupa makanan kemasan yang masa kadaluarsanya telah habis yang di pimpin langsung oleh Deva Octavianus Coriza, SE.,Msi, Kabid Perlindungan Konsumen Dan Tata Tertib Niaga (PKTN), pada Selasa (11/5/2021).

Dari beberapa produk yg di periksa yang paling di perhatikan adalah daging beku yang mana menjelang Lebaran banyak diserbu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan.

Setelah produk daging beku tim melanjutkan pemeriksaan ke bagian produk kemasan saos dan kecap di temukan beberapa kemasan yang rusak yaitu produk kecap kemasan 6,5 liter. Selain Kecap ada juga produk kemasan yang rusak tidak layak di jual seperti susu kaleng dan mentega impor.

Setelah melakukan sidak di bagian Lotte Mart tim beralih ke Farmers Market yang berada di basement Mall PTC Palembang.

Di sini tim pemeriksa mendapatkan barang kadaluarsa yaitu makanan jeli agar-agar masih di pajang oleh pihak management untuk di jual.

Barang kadaluarsa seperti minuman susu kemasan langsung di musnakan dengan cara di buang isinya, juga produk lain seperti sayur dan buah langsung di cacah dan dibuang ke penampungan sampah PTC Mall Palembang.

Setelah itu, sidak langsung bergerak ke Indo Grosir yang terletak di daerah Talang Keramat.

Di sini ditemukan gudang barang kadaluarsa akan di retur bercampur dengan barang bagus dan ventilasi udaranya kurang baik menyebabkan bau yang tidak sedap.

“Beberapa barang yang tidak layak di pajang karna kemasan rusak dan juga di temukan gudang barang expired barang yang akan di retur bercampur dengan barang bagus dan ventilasi udaranya kurang baik menyebabkan bau yang tidak sedap ini melanggar tata kelola dan akan di berikan peringatan untuk pembinaan,” ujar Deva.

Terbeluh Ginting, Store General Maneger Lotte Grosir Lingkungan Mall PTC Kota palembang menyampaikan terima kasih pikahnya telah diingatkan serta sering dilakukan pengawasan.

“Guna kenyamanan konsumen, kami pun tidak menjual barang-barang yang belum jelas izinnya, kami selalu memberikan terbaik buat konsumen,” tutur Terbeluh.

Sementara itu, Teja Setya Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perlindungan Konsumen, (PPNS PK) Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan menjelang Idul Fitri di bulan Ramadhan.

“Kami melakukan pengawasan barang dan jasa yang beredar di pasaran terutama pada Swalayan, Mall dan supermarket. Selain mengecek barang dijual juga melihat keberadaan ruang serta tata gudang penyimpanan yang tidak memenuhi syarat, kurang bersih, serta tidak tersusun rapi. Kami menghimbau agar setiap pasar modern kelas skala besar agar dapat menyediakan gudang penyimpanan barang yang layak besar serta tertata rapi,” kata teja.

Iskandar Zulkarnaen, selaku konsumen yang sedang berbelanja Lotte Mart mengaku, suatu bentuk pengawasan yang harus terus dilakukan atas perlindungan para konsumen.

“Jangan saja mau Lebaran di sidak, dihari tertentu pun lakukan pengawasan,” kata Iskandar. (sya)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement