Regional
FPAK Lakukan Aksi Terkait Dugaan Korupsi Mega Proyek Pembangunan Masjid Agung dan Objek Wisata Religi di Mesuji
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
LAMPUNG – Massa Forum Penggiat Anti Korupsi (FPAK) menggelar aksi damai di depan gedung KPK pada Jumat (11/8/2023).
Aksi damai dilakukan atas adanya dugaan korupsi mega proyek pembangunan Masjid Agung dan Objek Wisata Religi yang menelan Anggaran APBD tahun Anggaran 2020-2022 sebesar Rp 75 miliar oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Lampung.
“Hari ini kami ingin menyampaikan aspirasi kami terkait mangkraknya pembangunan objek wisata religi yang ada di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung yang sangat disayangkan. Anggaran yang sangat pantastis sudah di gelontorkan dari APBD sebesar Rp 75 miliar. Dan bisa kita lihat bersama mulai dari bangunan hingga objek wisata religi yang di maksud masih jauh dari kata ‘Selesai’,” ujar Novan, sebagai koordinator aksi.
Ia mengatakan, ada beberapa tuntutan yang disampaikan oleh FPAK dalam aksi damai tersebut. Pertama FPAK meminta KPK memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman(PERKIM) Provinsi Lampung atas temuan BPK Rp 2 miliar lebih. Serta dugaan penyimpangan dana anggaran pembangunan Masjid Agung dan objek wisata religi di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung.
Kedua, meminta KPK memanggil PT Karya Bangun Mandiri Persada selaku pemenang tender dalam pengerjaan pembangunan Masjid Agung dan objek wisata religi di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung.
Ketiga, adanya dugaan pembangunan yang menghabiskan dana Rp 75 miliar tersebut tidak sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan dinilai mangkrak sampai saat ini.
Keempat, Meminta KPK untuk segera usut tuntas dugaan penyelewengan Dana Anggaran APBD Tahun Anggaran 2020-2022 tersebut.
Kelima, meminta KPK memanggil unsur-unsur terkait seperti, Pejabat Pelaksanaan Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) Selaku kuasa pengguna anggaran dan merupakan pihak ketiga.
“Dan apabila tuntutan yang telah kami sampaikan hari ini tidak ada tindak lanjut dari pihak KPK-RI, maka kami akan terus mendatangi dan melakukan Aksi lanjutan di depan Gedung Merah Putih KPK RI ini,” tutupnya. (sya)

You may like

Pemkab Karawang dan KPK Tegaskan Aturan Main Tambang MBLB

Korupsi Pengadaan Aplikasi SANTAN, Kadis PMD Muba Terancam Hukuman 20 Tahun

KPK Ingatkan Bakal Calon Kepala Daerah Untuk Lapor LHKPN

Ada Oknum THl yang Bermain Proyek di Bidang IKP Diskominfo Purwakarta

KPK Usut Dugaan Korupsi Bansos Presiden Tahun 2020, Kerugian Negara Capai Rp 125 Miliar

Sebelum Pelantikan, KPU Garut Minta 50 Anggota DPRD Laporkan Harta Kekayaan ke KPK
Pos-pos Terbaru
- ​KORMI Kota Palembang Meriahkan HUT Palembang ke-1343, 18 Kecamatan & 29 UPTD Bahagia Jalin Silaturahmi
- Polres Karawang Tangkap Pelaku Tawuran Viral di Klari yang Rampas Motor Warga
- Pemprov Jabar Apresiasi Aksi CSR Pupuk Kujang
- Kapolres Karawang Anjangsana ke Personil Sakit Menahun di HUT Bhayangkara ke-80
- Polres Karawang Tanam Benih Serentak di Lahan Produktif







