Connect with us

Regional

Pemprov Jabar Apresiasi Aksi CSR Pupuk Kujang

Published

on

Konsisten menggelar program kesehatan untuk masyarakat, Pupuk Kujang raih dua penghargaan di Forum CSR Jawa Barat

FOTO: Sekretaris Perusahaan Pupuk Kujang, Ade Cahya Kurniawan, VP TJSL Pupuk Kujang, Agung Gustiawan saat mendapat penghargaan CSR Award 2026. Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekda Jabar, Herman Suyatman

KARAWANG – Pupuk Kujang, anak perusahaan Pupuk Indonesia (Persero), memperkokoh posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dengan menyabet dua penghargaan bergengsi dalam ajang Forum CSR Jawa Barat 2026. Dalam ajang tahunan tersebut, Pupuk Kujang dinobatkan sebagai terbaik ke-1 di Bidang Kesehatan dan Terbaik ke-2 di Bidang Inovasi Berkelanjutan.

Penghargaan sekaligus pengukuhan sebagai Mitra CSR Jawa Barat ini diterima langsung oleh Ade Cahya Kurniawan, Sekretaris Perusahaan, dan Agung Gustiawan, Vice President (VP) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dalam seremoni yang berlangsung di Bandung, Kamis, 11 Juni 2026.

Ade Cahya menyatakan bahwa penghargaan di Forum CSR Jawa Barat 2026 ini merupakan buah dari komitmen jangka panjang perusahaan yang menempatkan aspek sosial dan lingkungan beriringan dengan kinerja bisnis.

“Predikat sebagai Mitra CSR Jawa Barat ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami selaku anak usaha BUMN. Melalui sinergi di Forum CSR ini, fokus kami bukan sekadar menjalankan program, melainkan bagaimana kehadiran operasional perusahaan mampu memberikan nilai tambah yang sejalan dengan pembangunan Pemerintah,” ujar Ade.

Salah satu program yang berbuah penghargaan adalah Sekolah Kader Ibu Tanggap Kesehatan (Sekar Intan). Agung Gustiawan, VP TJSL Pupuk Kujang mengatakan, melalui program ini, Pupuk Kujang turut membantu peningkatan kapasitas sejumlah posyandu di sekitar perusahaan.

“Karena cakupan Posyandu kini lebih luas, maka Posyandu sekarang ini perlu peningkatan termasuk fasilitas, dan keterampilan kader-kader. Karena itu kita ingin terlibat dalam peningkatan infrastruktur dan keterampilan kader-kader Posyandu di sekitar perusahaan, karena itu program Sekar Intan ini kami jalankan,” ujar Agung.

Program lainnya yang membuahkan penghargaan yaitu Kuwatan Sadesa, dalam program itu, Pupuk Kujang menyelamatkan hutan di kaki Gunung Malabar yang sempat kritis. Melalui program tersebut, Pupuk Kujang juga ikut meningkatkan pendapatan warga sekitar melalui pengembangan pertanian kopi, madu hutan, dan rempah-rempah.

“Dengan program ini, kita juga terus berusaha mencegah lahan kritis di sana, karena tanaman kopi harus berdampingan dengan pohon-pohon keras yang bisa menjaga kualitas hutan,” ujar Agung.

Selain program-program tersebut, aksi CSR Pupuk Kujang lainnya adalah program operasi katarak dan khitanan massal untuk masyarakat. Agung menuturkan, kedua program tersebut dilakukan setiap momentum Hari Ulang Tahun Perusahaan. “Minat masyarakat untuk ikut program ini selalu tinggi, selalu diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah sekitar,” kata Agung.

Selain itu, perusahaan juga menginisiasi program cek kesehatan gratis yang menyasar para perangkat desa di ring satu perusahaan—sebuah kelompok pelayan publik yang memiliki mobilitas tinggi namun sering kali luput dari fasilitas penapisan (screening) kesehatan preventif. Komitmen kesehatan ini diperkuat dengan agenda donor darah yang rutin digelar dua kali dalam setahun demi menjaga stabilitas pasokan kantong darah daerah.

Agung menambahkan bahwa seluruh program kemasyarakatan dirancang dengan pendekatan yang terstruktur agar dampaknya terasa secara jangka panjang, termasuk dalam pilar inovasi berkelanjutan yang mengantarkan perusahaan meraih predikat Terbaik ke-2.

“Di Forum CSR Jabar ini, kami ingin menekankan bahwa program TJSL kami tidak bersifat seremonial atau jangka pendek. Kami mengukur setiap program dari besaran dampak nyata (yang dirasakan masyarakat. Seluruh program seperti Kuwatan Sadesa, Sekar Intan, operasi katarak dan khitanan massal gratis, hingga pemeriksaan kesehatan perangkat desa ini adalah bentuk investasi sosial. Ke depan, penguatan pilar kesehatan ini akan terus kami integrasikan dengan inovasi lingkungan berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),” papar Agung.

Melalui pencapaian di Forum CSR Jawa Barat 2026, Pupuk Kujang berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program kemitraan dan memperdalam dampak inovasi hijaunya, sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan sosial yang selaras dengan misi besar BUMN untuk Indonesia. (HL/KOMKR)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement