Connect with us

Regional

Dosis Vaksin di Karawang Terbatas, Sebagian Peserta Harus Dipulangkan

Published

on

Server Sempat Down, Pendataan Terkendala

KARAWANG – Antusiasme masyarakat terhadap program vaksinasi di Sentra Vaksinasik Kabupaten Karawang yang digelar di Stadion Singaperbangsa Karawang beberapa hari terakhir, kerap melebihi jumlah target harian penyelenggara.

Sedianya target harian penyelenggara sebanyak 2.000 dosis vaksin. Beberapa hari terakhir, masyarakat yang datang melampaui jumlah target harian tersebut.

Fauzan Kemal Akbar, Perwakilan Penyelenggara Sentra Vaksinasik Kabupaten Karawang menyampaikan, stok vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada penyelenggara saat ini sedang terbatas.

“Kami hanya dapat menampung 2.000 orang sejak hari ini (5/8) sampai lima hari kedepan. Nah, stok yang ada di kami harus di habiskan dalam waktu lima hari dan tidak boleh lebih cepat karena nanti akan berpengaruh pada pasokan vaksinnya,” kata Kemal.

Lanjut Kemal, pihaknya dengan terpaksa harus meminta sebagian masyarakat yang telah datang untuk kembali besok, karena kelebihan kuota peserta vaksin yang hadir tersebut.

“Dengan sangat menyesal, kami harus meminta sebagian masyarakat untuk pulang dan datang kembali besok, tanpa harus mengantre sebagai kompensasi hari ini,” terangnya.

Selain soal kuota vaksin, penyelenggara juga di beberapa hari terakhir terkendala dengan server down yang mengakibatkan keterlambatan peng-inputan data peserta vaksin.

“Semua pelayanan vaksinasi pelaporannya dilakukan menggunakan sistem PCare (Primary Care), dimana semua data-data pada saat melakukan vaksinasi diantaranya hasil screening dan lain-lain dimasukan ke dalam sistem PCare tersebut. Karena saat ini sedang gencar pelaksanaan vaksinasi di seluruh Indonesia, mengakibatkan server menjadi pada trafict nya, sehingga mengalami kendala teknis dari pusat servernya,” Kemal menjelaskan.

“Kita dalam kurun waktu sebelas hari terakhir ini, setidaknya mengalami lima kali server down, dan yang lebih fatalnya adalah jika dalam sehari bisa dua sampai tiga kali down diperparah jika down nya lama,” lanjut Kemal.

Ketika terjadi server down dan data peserta vaksin belum bisa diinput, konsekuensinya adalah pada penerbitan kartu vaksin. Sehingga peserta vaksin tidak dapat secara langsung mendapatkan kartu vaksin sebagai bukti bahwa mereka telah melakukan vaksin dosis pertama.

“Namun demikian, kami sebagai penyelenggara berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi masalah tersebut. Kami telah berkonsultasi dengan Kasat Reskrim Polres Karawang dan Asda 3 Pemerintah Kabupaten Karawang selaku Ketua Panitia Lokal Sentra Vaksinasi Kabupaten Karawang terkait hal tersebut hingga akhirnya menerbitkan kartu vaksin versi lokal sebagai bukti sementara bahwa peserta sudah melakukan vaksin sesuai data sebenarnya sampai kartu vaksin dapat diterbitkan,” tambah Kemal.

Kartu vaksin versi lokal tersebut menurut Kemal dimaksudkan sebagai alat bukti selama kartu vaksin versi nasional belum bisa di realese karena gangguan server. Pada saat server stabil kembali dan data telah diinput, kemudian kartu vaksin dapat di realese barulah, kartu vaksin versi lokal itu ditarik dan ditukar dengan kartu vaksin Nasional yang berlaku.

Di sisi lain, di lokasi sentra vaksin Kabupaten Karawang, Awan Nugraha, Warga Kelurahan Karawang Kulon mengatakan bahwa dirinya sangat antusias melaksanakan vaksinasi tersebut.

“Supaya bisa kemana-mana dan dapat melakukan aktivitas normal kembali, jadi saya ikuti program pemerintah untuk di vaksin, karena ini penting ya, agar kita juga terhindar dari penularan virus Covid-19,” katanya.

Awan juga berharap, situasi pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan masyarakat dapat beraktifitas kembali seperti sedia kala.

“Semoga pandemi ini segera berakhir, dan salah satu jalannya adalah dengan melakukan vaksinasi. Mudah-mudahan bisa segera memulihkan situasi yang saat ini kita alami yang berdampak sekali pada masyarakat kecil seperti saya ini,” pungkasnya.(*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement