Regional
Disdik Jabar Dorong Program SMK Membangun Desa
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dedi Supandi mendorong siswa-siswi SMK untuk turut andil dalam memajukan desa. Hal ini dapat ditempuh melalui program SMK Membangun Desa.
Program ini diresmikan di SMK Karya Nasional, Kabupaten Kuningan, Jumat 2 April 2021 lalu. Kepala Disdik Jabar Dedi Supandi mengatakan, SMK Karya Nasional sudah menjalin kerja sama dengan 27 desa di Kabupaten Kuningan.
Kerja sama tersebut juga telah mendapat izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Adapun kerja sama yang terjalin di antaranya Program Gerebeg Mesjid, pelatihan kewirausahaan bidang webpreneur dan teknologi pengelasan, dan pelayanan service alat dan mesin pertanian.
“Ke depan saya berharap dan optimis progam SMK Membangun Desa diikuti oleh semua SMK di Jabar,” kata Dedi Supandi di Bandung, pada Senin (5/4/2021).
Menurutnya nantinya setiap SMK di Jabar minimal dapat mendampingi dua desa binaan. Sehingga setiap peserta didik yang tengah melaksanakan ujian praktek dapat melakukannya di desa.
Pihaknya optimistis, program SMK Membangun Desa, bakal turut mendorong perpaduan potensi dan sumber daya manusia (SDM) yang ada di pedesaan.
Lebih lanjut Dedi mengatakan, kolaborasi yang dilakukan SMK dengan desa, di antaranya digitalisasi pelayanan desa, mengajarkan keahlian berdasarkan kompetensi yang diajarkan di sekolah kepada masyarakat, dan pembangunan infrastruktur.
“Digitalisasi pelayanan desa ini artinya kalau desa belum punya internet, harus dilakukan percepatan. Ajarkan dan terapkan pelayanan desa berbasis digital,” ujarnya.
Adapun pengajaran kompetensi keahlian pihak SMK kepada masyarakat diharapkan menjadi pelecut potensi SDM yang ada di desa.
Dia mencontohkan, jika kompetensi SMK tersebut di bidang otomotif, maka bisa mengajarkan masyarakat hingga dapat membuka bengkel.
“Dengan begitu, maka ada upaya untuk mendorong pemulihan ekonomi. Atau siswa SMK yang paham dengan teknik las misalnya, silakan mengajarkan kepada masyarakat,” tutur Kadisdik Jabar.
Dedi mengatakan, siswa-siswi SMK juga dapat terlibat dalam pembangunan infrastruktur di desa, sehingga dapat turut menyokong program gerakan membangun desa yang digaungkan pemerintah.
“Anak SMK bisa memberikan sentuhan pada infrastruktur yang dibangun, mulai dari desain dan pembagunannya,” ucap Dedi.
Dedi pun mengapresiasi inisiator gerakan SMK Membangun Desa, yakni Direktur Forum Peduli Pendidikan Pelatihan Menengah Kejuruan Indonesia (FP3MKI) Dr Marlock. (*)


You may like

Diduga Manupulasi Nilai Rapor, Disdik Jabar Batalkan Penerimaan 51 Calon Siswa Jalur Prestasi PPDB SMAN di Depok

Disdik Jabar: PPDB 2024 SMA Bakal Dimulai 3 Juni 2024

Pj Gubernur Jabar: Pembangunan 144 SMA/SMK Jadi Prioritas

Disdik Jabar Terima 2.000 Aduan PPDB 2023, Mayoritas Pemalsuan Data KK agar Lolos Jalur Zonasi

Kelas Industri BNET Academy Ciptakan SDM Siap Kerja Siswa SMK di Karawang

Disdik Jabar Dukung Wacana Pengelolaan SMA/SMK Dikembalikan ke Daerah, Keputusan Ada di Pemerintah Pusat
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
- Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel
- Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
- Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang
- Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya





