Regional
Cikole Kembali Dilanda Tanah Longsor dan Banjir
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Peristiwa tanah longsor dan banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat terdapat satu titik longsor dan dua titik banjir pada Selasa (20/10) kemarin.
Longsor terjadi di RT 05 RW 06 Desa Cikole, Kecamatan Lembang. Tebing setinggi 12 meter mengalami longsor menimpa sebuah rumah yang berada di bawahnya.
“Satu rumah rusak berat, sementara empat rumah di sekitarnya terancam. Petugas kami terjunkan untuk assesment dan pembersihan material longsor,” kata Kepala BPBD Kabupaten Bandung Barat Duddy Prabowo, dilansir dari Antara, Rabu (20/10/2021).
Longsor di Desa Cikole ini merupakan yang kedua kali setelah dua hari sebelumnya longsor menimpa sebuah rumah milik warga.
Duddy mengatakan, hujan deras yang mengguyur khususnya di kawasan Lembang juga mengakibatkan banjir banjir di beberapa titik dataran tinggi Bandung tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana tersebut.
Lokasi banjir di Kampung Babakan RT 01 dan RT 02 RW09 Desa Cikole, Kecamatan Lembang. Banjir yang merendam 13 rumah terpantau terjadi sejak Selasa sore sekitar pukul 14.30 WIB.
“Dari 13 rumah yang terendam, dua keluarga terpaksa harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Petugas baik dari BPBD maupun aparat sudah diterjunkan pada hari ini untuk melakukan asesmen dan pembersihan material sisa banjir,” tuturnya.
Lokasi banjir di wilayah lainnya pun terjadi di Jalan Raya Tangkuban Parahu tepatnya di Desa Cibogo, Kecamatan Lembang. Banjir ini terjadi akibat meluapnya air dari saluran irigasi di tepi jalan raya.
Duddy mengatakan, aliran irigasi di ruas jalan tersebut tidak bisa menampung air lalu meluap ke jalan menurun dari arah Cikole ke Cibigo. Akibat jalan menurun tersebut, arus air menjadi semakin deras.
“Banjirnya terjadi sekitar pukul 16.00 WIB kemarin. Beberapa pengendara sempat terseret arus air. Namun situasi aman terkendali setelah hujan berhenti pukul 17.30 WIB,” ujar Duddy. (*)


You may like

Sepanjang 2024, BPBD Sukabumi Catat 202 Bencana, Ini yang Paling Banyak Terjadi

3 Korban Longsor di Banjarwangi Garut Ditemukan

Warga Karangligar Karawang Jalani Puasa di Tengah Banjir

BNPB Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Kabupaten Cirebon

Banjir Cirebon Makin Meluas, Ribuan Rumah Terendam dan Dua Orang Meninggal Dunia

Warga Keluhkan Genangan Air di Tengah Jalan Depan Kantor Kecamatan Rengasdengklok
Pos-pos Terbaru
- Tim SAR Temukan Jasad Diduga ODGJ yang Tenggelam di Jembatan BTT Karawang
- Sambut Laga PSM kontra Persib, Kapolres Karawang ajak Suporter jaga kondusivitas dan hindari euforia berlebihan
- Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Karawang Gelar Panen Raya Jagung Bersama Petani Pangkalan
- Berkedok Warung Sembako dan Konter Pulsa, Jaringan Obat Keras di Karawang Digulung Polisi, 16.590 Butir Disita!
- Kapolres Karawang Sambangi Jemaah Masjid Baitul Falihin Demi Jaga Kamtimbas di wilayah hukum Polres Karawang






