Connect with us

Regional

BNPB Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Kabupaten Cirebon

Published

on

INFOKA.ID – Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan untuk korban banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon, Kamis (7/3/2024).

Bantuan yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hilmy Rivai, meliputi anggaran operasional, logistik, dan peralatan senilai Rp 250 juta.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BNPB, Kemensos, TNI, dan Polri, serta semua pihak yang telah membantu menangani bencana ini,” ujar Hilmy pada Kamis, (7/3/2024).

Bupati Cirebon, Imron, kata dia, telah bersiap untuk menandatangani penetapan status darurat bencana, yang memberikan kewenangan tambahan dalam penggunaan anggaran untuk penanganan bencana ini.

“Saat ini adalah waktu untuk bersatu dan bergerak bersama dalam menangani masalah ini,” tambah Hilmy.

Deputi Bidang Kedaruratan BNPB, Mayjen TNI Fajar Setyawan menuturkan, bahwa perlunya duduk bersama antara pusat dan daerah, untuk mencari akar masalah dari musibah yang terjadi ini.

Setelah akar masalahnya sudah ditemukan, maka perlu dilakukan langkah bersama, untuk bisa memberikan solusi atas bencana ini.

Menurut Fajar, musibah memang tidak bisa diprediksi, namun menurutnya, upaya untuk meminimalisir dampak, sangat bisa dilakukan.

“Kita harus bisa mengurangi dampak dari bencana. Apalagi jika sampai memakan korban jiwa,” kata Fajar.

Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriani Gantina mengatakan, bahwa BNPB memberikan bantuan uang operasional sebesar Rp 250 juta dan sejumlah bantuan logistik dan peralatan.

Bantuan logistik yang diberikan seperti perahu, pompa, sandang dan pangan serta bantuan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak bencana.

Selly berharap, bantuan yang diberikan oleh BNPB ini, merupakan pemantik, untuk bisa mendorong pihak lainnya, memberikan bantuan kepada korban bencana banjir ini.

“Diharapkan masyarakat umum dan pihak swasta, juga bisa memberikan bantuan kepada korban bencana,” kata Selly.

Diketahui, banjir yang melanda 36 desa di 9 kecamatan yang berada di Kabupaten Cirebon sejak Selasa (5/3/2024).

Kecamatan Waled menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan dua korban jiwa yang meninggal. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement