Regional
Bupati Purwakarta Resmi Tunda Sekolah Tatap Muka
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika memutuskan untuk menunda rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di seluruh tingkatan sekolah se-kabupaten Purwakarta.
Dilansir dari Detikcom, keputusan ini diambil Anne setelah menggelar rapat yang di hadiri oleh semua unsur mulai dari Satgas COVID-19 dan stakeholder pendidikan seperti Disdik Purwakarta, KCD Pendidikan Wilayah 4, Kemenag, IDI dan IDAI, TNI serta Polri.
“Baru saja kami menggelar rapat dengan semua unsur. Hasil rapatnya untuk menunda proses belajar mengajar secara tatap hingga batas waktu yang belum ditentukan, kita lihat perkembangannya nanti,” ujar Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, di Taman Maya Datar di lingkungan Pemkab, Selasa (05/01/2021).
Dijelaskan oleh Anne alasan memutuskan penundaan ini, Kabupaten Purwakarta saat ini berstatus zona oranye atau tingkat resiko sedang. Namun Purwakarta di apit oleh dua kabupaten yang masih berstatus zona merah yaitu kabupaten Karawang dan Kabupaten Bandung Barat.
Alasan lain karena tiga kecamatan yang sebelumnya sudah di siapkan untuk belajar tatap muka yaitu kecamatan Maniis, kecamatan Sukasari dan Kecamatan Kiarapedes kini masih berstatus zona orange dan 14 kecamatan lain di Purwakarta berstatus zona merah.
“Tadi sudah dijelaskan oleh Ketua IDI kabupaten dan Ikatan dokter anak setelah melakukan kajian ilmiah dan melihat penyebaran virus COVID-19 masih terjadi maka kami memutuskan untuk menunda,” katanya.
Dengan berat hari Anne mengungkapkan keputusan ini, namun melihat keamanan dan keselamatan warganya Anne terpaksa harus mengambil langkah ini.
Direncanakan sebelumnya tatap muka akan di kawal ketat oleh pemerintahan desa namun hampir seluruh desa di Purwakarta akan melaksanakan pemilihan kepala desa.
“Hampir seluruh desa kecuali 13 desa tersisa akan melaksanakan Pilkades, makanya mereka akan sibuk menyiapkan itu,” terang Anne.
Sementara Kepala Sekolah SMP N 1 Purwakarta Agus Irianto Anwar, mengaku akan melaksanakan apa yang sudah menjadi keputusan pemerintah daerah. Pihaknya akan melanjutkan proses belajar secara daring yang sudah berjalan.
“Sehubungan dengan penundaan tatap muka bagi sekolah sebetulnya tidak ada masalah karena di semester ganjil sudah berjalan KBM daring, sehingga ketika Pemda memutuskan semester genap di tahun ajaran 2021 bagi kita sudah biasa dan bisa melaksanakan seperti biasa dengan menggunakan daring,” ujar Agus ditemui di sekolahnya. (*)


You may like

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

LippoLand Perkuat Kontribusi terhadap Percepatan Ekonomi dan Penyediaan Hunian Terjangkau melalui HWB Purwakarta

Besok! Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta Resmi Diluncurkan

Purwakarta Istimewa Gelar EXPO Pendidikan Non Formal (PNF) Tahun 2025

FK-PKBM Kabupaten Purwakarta Adakan Musdalub Tahun 2025

Dijerat Pasal Berlapis, Pelaku Pembunuhan dan Rudapaksa Dina Oktaviani Terancam Hukuman Mati
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






