Connect with us

Regional

Bupati dan Wabup Karawang Kembalikan Semua Fasilitas Negara, Ada Apa?

Published

on

INFOKA.ID – Bupati dan Wakil Karawang periode 2016-2021, Cellica Nurrachadiana dan Ahmad Zamaksyari mengembalikan semua fasilitas negara yang digunakan selama bertugas. Selain mengembalikan fasilitas negara, keduanya juga sudah tidak lagi tinggal di rumah dinas sejak hari ini, Rabu (17/2/2021).

Pelepasan semua fasilitas negara itu menyusul berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Karawang periode 2015-2020 di hari ini.

Untuk mengisi kekosongan jabatan bupati, maka Sekrtaris Daerah (Sekda) Karawang Acep Jamhuri menjadi Plt Bupati sampai dengan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih.

“Iya saya sudah mendapat kabar jika jadwal pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih yang seharusnya hari ini mengalami penundaan. Kami ikut aturan saja, jika ada penundaan harus ada yang mengisi kekosongan pemimpin di Karawang. Berdasarkan surat Kemendagri Pak Sekda akan menjadi Plt Bupati hingga pelantikan,” kata Cellica Nurachadiana, Rabu (17/2/2021).

Baca juga: Fakultas Psikologi UBP Karawang Berikan Pendampingan dan Penyuluhan Warga Lapas Karawang

Menurut Cellica, sesuai aturan maka dirinya sudah tidak lagi menjabat Bupati Karawang hingga pelantikan bupati baru hasil Pilkada 2020.

Dia akan melepaskan semua fasilitas negara yang selama ini digunakan selama menjabat bupati.

“Hari ini saya meninggalkan rumah dinas bupati kembali ke rumah pribadi. Semua fasilitas negata lainnya juga saya kembalikan,” kata dia.

Cellica mengatakan, selama menunggu jadwal pelantikan, dirinya akan banyak di rumah mengurus anak-anak dan urusan rumah tangga lainnya.

Dia juga akan banyak waktu menjalani hobinya seperti olahraga atau merawat kembang di rumahnya.

“Karena banyak waktu di rumah pastinya saya banyak waktu untuk keluarga, juga hobi saya yang sempat ditinggalkan selama menjadi bupati,” katanya.

Baca juga: Keluarga Kudus Serahkan Kasus Pembacokan di OKUS ke APH

Kendati begitu, Cellica mengatakan, akan terus melakukan monitor perkembangan pembangunan di Karawang. Alasannya, pembangunan harus sesuai dengan pemerintahan ke depan yang dipimpin pasangan Cellica-Aep sebagai pemenang Pilkada 2020.

“Ya saya kan harus menjalankan program 100 hari kerja begitu dilantik. Jadi semua harus sejalan dengan itu,” katanya. (*)

Sumber: iNews.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement