Ragam
Belajar di Internet, Pemuda Karawang Sukses Jual Briket Tempurung Kelapa hingga Eropa dan Timur Tengah
Published
6 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Adi Gunardi (31), pemuda asal Desa Sukapura, Kecamatan Rawamerta, Karawang, Jawa Barat, mengubah arang batok kelapa menjadi briket.
Briket organik buatannya itu diekspor ke negara-negara di Eropa dan Timur Tengah. Empat tahun lalu, Adi memutuskan keluar dari pekerjaannya sebagai relationship officer (RO) di bank.
Ia memberanikan diri berwirausaha.
Setelah beberapa kali menjadi distributor bahan karbon aktif untuk salah satu perusahaan di Karawang, ia memutuskan membuat briket organik dari arang tempurung kelapa.
Menurut Adi, usaha yang dia lakukan hanya bermodalkan kepercayaan.
Belajar di internet
Adi kemudian mengunjungi situs Indotrading. Dalam start up buatan Jakarta Founder Institute ini, Adi menemukan perusahaan Jerman yang mencari briket organik.
“Saya kemudian memberanikan diri mengajukan produk dan menjualnya,” ujar Adi dikutip dari Kompas.com, Rabu (2/9/2020).
Layaknya milenial pada umumnya, Adi berselancar di internet, mencari tahu cara membuat briket organik berikut membuat mesinnya.
Ia berdiskusi dengan kawan-kawannya yang menjadi mekanik mengenai bagaimana membuat mesin pembuat briket.
Perjalanannya menekuni bisnis itu tak mulus. Beberapa kali produknya ditolak.
Alasannya, karena kualitasnya tak sesuai dengan keinginan konsumen. Ia hampir saja menyerah. Namun melihat pekerja dan ibu-ibu yang membantunya mengemas briket, Adi tergugah.
Ia bergegas memperbaiki produknya. Perlahan ia membenahi kualitas dan memperbesar kapasitas produksi.
“Saat itu, para mekanik di Rawamerta membantu saya dan membuat mesin secara otodidak. Hasilnya lumayan, jumlah produksi pun bertambah,” ungkap Adi.
Setelah empat tahun membuat briket, dalam seminggu Adi dan timnya bisa memproduksi 20 ton briket. Padahal, saat ia memulai usahanya, Adi hanya mampu membuat 3 kuintal sehari.
Keunggulan produk
Briket buatan pemuda kelahiran Karawang itu berbeda dengan briket buatan China yang beredar di pasaran.
Adi bercerita, briket arang kelapa buatannya tanpa campuran bahan kimia.
Setelah diayak dan ditumbuk dengan mesin, arang dicampur tepung tapioka sebagai bahan perekat dan dipanaskan.
Briket kemudian dicetak dan dipotong dadu.
Briket organik tak berbau, tidak terlalu berasap dan ramah debu.
“Saat dibakar dengan api, satu buah briket organik ini bisa tahan satu setengah jam,” ucap dia.
Dari Eropa hingga Timur Tengah
Briket organik buatan Adi diminati pasar luar negeri. Salah satunya Jerman yang mempunyai standar tinggi.
Biasanya, menurut Adi, briket yang masuk standar negara itu bakal mudah diterima negara lain.
Alhasil, briket buatan Adi juga diminati pasar Timur Tengah. Di negara-negara Arab, briket digunakan untuk bahan bakar shisa atau hookah alias rokok Arab.
Sedangkan di Eropa, briket sering digunakan menjadi bahan bakar barbeque
Omzetnya mencapai sekitar 20.000 dollar AS per bulan atau sekira Rp 292 juta menurut kurs saat ini.
Pasar briket di Timur Tengah dan Eropa cukup luas.
Sebab, menurut survei, satu keluarga di negara Timur Tengah membutuhkan 4 kilogram briket per hari.
Sementara di Eropa, selain untuk memasak, briket juga dibutuhkan untuk penghangat ruangan.
Selain pasar luar negeri, sejumlah kafe dalam negeri, misalnya di Purwakarta dan Bandung juga memesan briket buatannya.
Sumber: Kompas.com

You may like

Sukseskan Pemusnahan Massal di Polda Jabar, Polresta Karawang Kirim Ribuan Knalpot Brong dan Puluhan Unit Motor Hasil Kejahatan

Polresta Karawang Ungkap Peredaran 320 Butir Obat-Obatan Tertentu, Dua Orang Diamankan

Polresta Karawang dan Brimob Perkuat Sinergitas, Dua Pimpinan Satu Angkatan Akpol 2004

Berantas Pungli, Lapas Karawang Raih Skor Sempurna 100/100 pada Survei Kepuasan Publik Juli 2026

Begini Sanksi yang Dijatuhkan Kepada Sekolah Penjual LKS di Karawang

Bupati Bersih Bersih Bangli di Akses Tol Karawang Timur
Pos-pos Terbaru
- Sukseskan Pemusnahan Massal di Polda Jabar, Polresta Karawang Kirim Ribuan Knalpot Brong dan Puluhan Unit Motor Hasil Kejahatan
- Polresta Karawang Ungkap Peredaran 320 Butir Obat-Obatan Tertentu, Dua Orang Diamankan
- KORMI Palembang Gelar Rakor Strategis
- Polresta Karawang dan Brimob Perkuat Sinergitas, Dua Pimpinan Satu Angkatan Akpol 2004
- Berantas Pungli, Lapas Karawang Raih Skor Sempurna 100/100 pada Survei Kepuasan Publik Juli 2026







