Regional
Zona Merah, Ridwan Kamil Minta Tempat Wisata di Bandung Barat-Tasik Ditutup
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta obyek wisata di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya ditutup karena masuk zona merah.
“Jawa Barat juga selalu melihat setiap ada menjelang libur panjang kenaikan kasus pasti naik. Sehingga per hari ini ada kenaikan seluruh Indonesia itu 2 persen. Dulu tahun lalu kenaikan di atas 90 persen. Makanya dengan berat hati saya sampaikan, di hari ini, di minggu ini ada dua zona merah datang lagi ke Jawa Barat satu KBB dan satu lagi kota Tasikmalaya,” kata Ridwan Kamil, Sabtu (8/5/2021).
Menurutnya sesuai arahan Kapolri, untuk obyek wisata di zona merah diarahkan untuk ditutup. Pihaknya pun sudah berkomunikasi dengan kepala daerah di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya untuk mensosialisasikan arahan tersebut.
“Sesuai arahan Kapolri yang zona merah khususnya itu pariwisata akan ditutup. Jadi saya titip ke Pak Kapolda, kepada yang masuk zona merah agar tidak ada lagi destinasi pariwisata dan disosialisasikan kepada masyarakat. Saya sudah menyampaikan juga kepada Bupati, kepala daerah terkait, kira-kira begitu,” tuturnya.
Sementara itu disinggung untuk destinasi wisata di zona oranye, Emil mengatakan pihaknya akan berkonsultasi terlebih dahulu. Namun, sesuai arahan di rekomendasikan juga ditutup.
“Zona oranye akan di konsultasikan, memang arahannya juga tidak. Tapi yang terpantau secara tegas zona merah,” katanya.
Sebelumnya, Dua daerah di Jawa Barat masuk ke dalam zona dengan risiko penularan Covid-19 yang tinggi atau zona merah. Berdasarkan laporan dari situs covid19.go.id, dua daerah itu yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya.
Berdasarkan data yang dilansir dari pik.bandungbaratkab.go.id, total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 6.224 kasus. Saat ini terdapat 615 pasien aktif yang masih dirawat atau menjalani isolasi, 5.532 orang dinyatakan sembuh dan 77 orang meninggal dunia.
Kasus Covid-19 di Bandung Barat paling banyak di kecamatan Lembang (total 1.154 kasus),Ngamprah (total 941 kasus) danPadalarang (total 649 kasus). Sedangkan di KotaTasikmalaya dari lamanPikobar tercatat ada 5.655 total kasus terkonfirmasi Covid-19.
1.119 orang di antaranya masih menjalani isolasi, 4.350 orang telah sembuh dan 32 orang meninggal dunia. (*)
Sumber: Detikcom

You may like

MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri

Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang

Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita

DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

Hadirkan SIPAKAR, Layanan Bapenda Karawang Kini Makin Mudah dan Terintegrasi
Pos-pos Terbaru
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir







