Regional
Tenaga Kesehatan hingga Guru di Cianjur Positif Terinfeksi Corona, Sebanyak 113 Orang
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Kabar mengejutkan dilaporkan Dinas Kesehatan (Dinkses) Cianjur, Jawa Barat. Sebanyak 113 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Cianjur positif Covid-19.
Ratusan PNS yang terpapar Covid-19 tersebut didominasi oleh guru dan tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Hal tersebut langsung dikonfirmasi oleh Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Cianjur, Yusman Faisal.
“Tercatat 113 PNS di Cianjur, terkonfirmasi positif Covid-19. 54 orang di antaranya tenaga medis, sedangkan sisanya guru dan PNS di lingkungan organisasi perangkat daerah,” kata Yusman sebagaimana dikutip dari Pikiran-Rakyat.com.
Menurut Yusman Faisal, tenaga medis yang terpapar Covid-19 itu mulai dari dokter hingga bidan di tingkat desa.
Dia menjelaskan, tenaga medis terpapar karena kontak erat dengan pasien positif yang datang untuk memeriksakan kesehatannya, sehingga mereka rentan tertular virus berbahaya.
Sebagian besar terpapar setelah menangani pasien positif yang datang ke puskesmas atau ke pusat layanan kesehatan.
Namun sebagian besar tenaga kesehatan yang terpapar sudah sembuh setelah hasil tes usap kedua dan ketiga keluar dengan hasil negatif.
“Sebagian besar menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan gugus tugas dan tenaga kesehatan terdekat,” katanya.
PNS lainnya yang positif Covid-19 didominasi tenaga guru, yang hingga saat ini masih dilakukan penelusuran dari mana mereka terpapar. Pasalnya proses belajar mengajar di Cianjur masih dilakukan dengan cara daring atau online.
Sehingga, rencana untuk membuka kembali pembelajaran secara tatap muka di wilayah tersebut masih dalam pertimbangan untuk dilakukan di awal tahun karena dapat menjadi klaster baru.
“Masih dipertimbangkan, kemungkinan awal tahun belum dapat digelar,” katanya.
Sementara untuk memutus rantai penyebaran virus berbahaya, Pemkab Cianjur memberlakukan sistem kerja di rumah (WFH) untuk semua kantor dinas dan OPD yang ada.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko PNS di lingkungan pemerintah terpapar Covid-19.
“WFH yang semula hanya dilakukan di beberapa kantor dinas, mulai pekan ini, seluruh kantor dinas dan OPD yang ada di lingkungan Pemkab Cianjur, menerapkan WFH sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 (corona). Penerapan tersebut dalam batas waktu yang belum bisa ditentukan,” kata Yusman menandaskan. (*)
Sumber: Pikiran-Rakyat.com


You may like

Sinergi PLN Bersama BPBD dan Basarnas Percepat Pemulihan Dampak Banjir di Sukabumi dan Cianjur

326 Petugas PLN UID Jabar “All Out” Pulihkan Kelistrikan di Sukabumi dan Cianjur

50 Anggota DPRD Cianjur Terpilih Dilantik Hari Ini

Operasi KRYD, Polres Cianjur Amankan 624 Knalpot Brong dan 234 Botol Miras

Puluhan Warga Cianjur Keracunan Massal Hidangan Acara Pernikahan, 1 orang Meninggal Dunia

Polisi Ringkus Hacker Penjual Akses Aplikasi Situs Judi Online Terblokir
Pos-pos Terbaru
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern
- 12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang






