Connect with us

Regional

Pulang Main Futsal, Pemuda di Majalengka Hilang Ibu Jari Dibacok Orang Tak Dikenal

Published

on

INFOKA.ID – Febri Ardiansyah (17), warga Desa Pakubereum, Kecamatan Kertajati jadi korban aksi kekerasan harus terpaksa harus kehilangan ibu jari tangan kanan dan menjalani perawatan di RS Cideres, setelah dibacok orang tak dikenal, Senin (28/3/2022) malam.

Lili, keluarga korban menceritakan sebelum kejadian, Febri bersama teman-temannya, main futsal di daerah kecamatan Kadipaten. Seusai futsal, mereka pulang bersama-sama, dengan menggunakan motor.

Namun, di tengah perjalanan, ada sekelompok orang yang tidak dikenal, mengadang mereka.

“Kejadiannya sekitar jam 11 malam, pulang dari futsal. Pas sampai lokasi, tiba-tiba diadang sekelompok orang dan langsung menyerang. Awalnya mah, menendang motor yang dikemudikan Febri. Itu kejadiannya sudah masuk Desa Pakubereum. Dia masih sekolah SMA,” kata Lili saat menemani korban di RSUD Cideres, Rabu (30/3/2022).

Akibat peristiwa itu, Febri mengalami luka di sejumlah bagian tubuh. Bahkan, ibu jari tangan kanannya hilang setelah disabet samurai. Saat itu pun, Lili langsung membawa Febri menuju rumah sakit.

“Kami langsung bawa korban ke RSUD Cideres. Awalnya kami kira hanya bagian kaki yang luka. Ternyata ibu jari tangan juga putus,” ucapnya.

“Katanya pelaku menggunakan Samurai. Saya dikasih tahu saudara yang lain, dan langsung ke TKP. Pas di TKP, Febri sudah berlumur darah,” lanjutnya.

Kendati menjadi korban begal, Lili mengatakan, tak ada barang berharga Febri yang hilang.

“Ketika warga datang ke TKP, motor juga masih ada. Jadi ini teh, begal atau bukan, kami nggak tau,” ucap dia. (*)

Sumber: TribunJabar.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement