Regional
Polisi Ringkus 13 Pengedar Sabu dan Obat Keras Terlarang di Kota Cirebon
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Polresta Cirebon meringkus 13 tersangka pengedar narkotika dan obat keras terlarang (OKT) atau sediaan farmasi tanpa izin dalam kurun waktu Januari 2023.
“Tersangka yang kami tangkap totalnya ada 13 orang. Lima pengedar sabu-sabu dan sisanya pengedar obat terlarang,” kata Wakapolresta Cirebon AKBP Dedy Darmawansyah di Cirebon, Senin (16/1/2023).
Dedy mengungkapkan para tersangka ditangkap pada kurun waktu setengah bulan dari 1-15 Januari 2023, karena terbukti mengedarkan narkotika jenis sabu serta sediaan farmasi tanpa izin.
Ia mengatakan ke-13 tersangka tersebut masing-masing berinisial GN, AM, SWT, MDA, TR, HR, YS, FS, FAP, WD, CJ, RI, dan MA, mereka merupakan warga Kabupaten Cirebon.
Dedy menuturkan modus operandi dalam jual beli narkotika jenis sabu pelaku dan pembeli melakukan transaksi secara online, kemudian meletakkan barang haram di suatu tempat menggunakan sistem tempel.
“Kemudian tersangka mengirimkan lokasi melalui maps di mana tempat sabu-sabu itu diletakkan,” tuturnya.
Sedangkan teknis penjualan obat keras, walaupun penjualan dilakukan secara online, namun pengambilan dilakukan secara tatap muka.
“Pembeli dan penjual melakukan transaksi dengan cara bertemu secara langsung,” ujar Dedy.
Adapun jumlah barang bukti yang berhasil disita, di antaranya, 25,79 gram sabu-sabu, dan 13.050 butir obat keras terbatas yang terdiri dari 5.364 butir Dextro, 5.028 butir Trihexiphenidyl, serta 2.661 butir Tramadol.
Untuk kasus sabu-sabu, dan ganja, tersangka dijerat Pasal 112 juncto Pasal 114 juncto Pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara, dan minimalnya lima tahun penjara.
“Sedangkan pengedar sediaan farmasi tanpa izin dijerat pasal 196 juncto pasal 197 Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman paling lama 15 tahun,” katanya. (*)
Sumber: Berbagai sumber

You may like

Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang

DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot

Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhowatul Agniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri

Puluhan Banner Rokok Asal Korea Di Karawang Diduga Ilegal Dan Hindari Pajak

Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan

Habib Luthfi Membawa Pesan Damai, Ketua DPRD Karawang Apresiasi Kegiatan “Karawang Bersholawat”
Pos-pos Terbaru
- Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang
- DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
- Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhowatul Agniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri
- Puluhan Banner Rokok Asal Korea Di Karawang Diduga Ilegal Dan Hindari Pajak
- Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan






