Connect with us

Regional

Pimpinan Pesantren di Kabupaten Bandung Diduga Cabuli 20 Santriwati

Published

on

INFOKA.ID – Seorang oknum pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, diduga mencabuli santriwati.

Tak cuma satu, korban oknum pimpinan ponpes ini diduga sudah mencapai 20 orang dan diduga dilakukan sejak lama.

Kapolresta Bandung Kombes Po Kusworo menyebut, saat ini tim Polresta Bandung sedang melakukan lidik.

“Minta waktunya, saat ini kasus tersebut sedang dalam lidik,” kata Kusworo dilansir Kompas.com, Senin (15/8/2022).

Ia meminta semua pihak untuk bersabar, agar pengungkapan kasus tersebut bisa segera disampaikan ke publik.

“Hari ini anggota sedang melakukan lidik, semoga cepat rilis,” jelasnya.

Namun, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Deki Rosdia Kuasa Hukum korban mengatakan, awal mula terbongkarnya kasus tersebut, lantaran adanya kabar bahwa pelaku masih membuka praktik pengobatan.

Deki mengatakan, korban yang memintanya untuk menjadi kuasa hukum mengaku pertama kali dicabuli sejak masuk pesantren pada tahun 2016. Saat itu, korban masih kelas 1 SMP.

Menurutnya, pelaku memanfaatkan kepatuhan santri untuk menjalankan perbuatan bejadnya.

Menurut keterangan korban, pelaku awalnya memanggil korban dan menyuruhnya bersih-bersih. Kemudian, pelaku meraba-raba korban, menciuminya, kemudian mencabuli korban.

“Korban itu diperdaya, dengan berbagai bahasa nanti tidak berkah ilmunya, secara hukum harus nurut gurunya. Bahkan, ketika tidur pun kadang korban dicabuli,” terangnya.

Tak sampai disitu, saking seringnya pelaku mencabuli korban, hingga menyebabkan korban lupa berapa kali dicabuli oleh pelaku.

Bahkan, korban mengaku satu minggu sebelum dijodohkan dengan salah seorang santri. Pelaku masih mencabuli korbannya.

Sumber: Kompas.com

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement