Regional
Peradi Karawang Kecewa, Kejaksaan Bungkam Soal Jalan Rusak yang Timbulkan Korban Jiwa
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Karawang, Asep Agustian mengaku kecewa dengan sikap bungkam Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karawang, Syaifullah, terkait banyaknya jalan rusak yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.
Banyaknya jalan rusak hampir diseluruh Karawang diyakini salah satunya karena kualitas pekerjaan yang rendah. Potensi korupsi sangat besar, namun jaksa memilih bungkam.
“Dimana kepedulian jaksa terhadap musibah kecelakaan yang menimbulkan korban tewas dan luka-luka dialami warga Karawang. Harusnya mereka sebagai aparat penegak hukum turun dan periksa kualitas jalan di Karawang,” kata Asep Agustian, Rabu (8/3/23).
Menurut Asep, jalan rusak di Karawang hampir terjadi di seluruh wilayah Karawang dan sudah menimbulkan korban jiwa.
Penyebabnya bukan hanya karena musim hujan, tapi dia yakin diantaranya juga karena spesifikasi pekerjaaan yang tidak sesuai.
“Jalan rusak sudah menimbulkan peristiwa berdarah di Karawang. Harusnya dipastikan itu karena bencana atau ada korupsi yang menimbulkan bencana. Itu tugas APH, jangan diam saja,”katanya.
Asep mengatakan, bencana yang terjadi di Karawang seperti sekolah roboh yang jumlahnya mencapai ratusan sekolah, kemudian jembatan yang terbelah, seharusnya jadi perhatian jaksa untuk ditangani.
“Kenapa mereka diam bukan turun tangan. Pasti diantara jalan rusak, sekolah roboh atau jembatan yang terbelah ada potensi korupsi. Tapi karena diam sehingga terus terjadi musibah,” katanya.
Menurut Askun, jaksa harus bisa membongkar adanya praktek KKN dalam proyek pembangunan di Karawang. Hal itu untuk mencegah timbulnya bencana seperti jalan rusak hingga orang tewas dan kemudian dimaklumi.
“Harusnya nurani kita terusik ketika terjadi peristiwa berdarah yang menimbulkan korban jiwa. Kami tunggu apakah jaksa berani memeriksa semuanya,” katanya.
Ketika dikonfirmasi Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Syaifullah tidak bisa ditemui. Menurut Kepala Seksi Inteljen, Rudi, Syaifullah sibuk dalam sebulan kedepan.
“Bapak barus saja tugas di Karawang jadi masih sibuk keliling. Nanti kami kabari kalau sudah senggang,” kata Rudi. (adv)


You may like

Persib Juara, Kapolres Karawang Turun ke Alun-Alun: Berbagi Bahagia Boleh, Tolong Jaga Ketertiban Kota

Kapolres Karawang Ajak Bobotoh Jaga Ketertiban dan Hindari Aksi Provokatif Saat Nobar

Kapolres Ungkap Tren Orang Jadi Pengedar Karena Ingin Narkoba Gratis

Tim Hukum Jabis Karawang Dampingi Korban Eks Koperasi Pindodeli di RDP Komisi II DPRD, Targetkan Penyelesaian dan Pengembalian Hak Korban

Pemerintah Desa Kutakarya Karawang Jaga Kekompakan Melalui Rapat Minggon Rutin

Skandal KPR BTN Karawang, Jaksa Bongkar Modus Joki di 2 Perumahan Ini
Pos-pos Terbaru
- Persib Juara, Kapolres Karawang Turun ke Alun-Alun: Berbagi Bahagia Boleh, Tolong Jaga Ketertiban Kota
- Kasus Kredit BTN Ratusan Miliar, Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT Bumi Arta Sedayu
- Tegakkan Good Corporate Governance, BTN Proaktif Dukung Kejari Karawang Usut Manipulasi Data KPR oleh Developer
- Kapolres Karawang Ajak Bobotoh Jaga Ketertiban dan Hindari Aksi Provokatif Saat Nobar
- Kapolres Ungkap Tren Orang Jadi Pengedar Karena Ingin Narkoba Gratis






