Regional
Penggunaan Anggaran Covid-19 Tidak Transparan ke Publik, Ujug-Ujug BTT Menipis
Published
6 tahun agoon
By
admin
KARAWANG – Polemik terkait dengan adanya Pasien Rumah Sakit yang hendak operasi diharuskan melakukan Test Swab secara mandiri terus bergulir. Wakil Rakyat berkata, tidak sampai hati jika masyarakat harus membayar Test Swab, sehingga itu menjadi kewajiban Pemerintah untuk membayar.
Sedangkan Pemerintah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) mengatakan, jika kondisi anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) sedang menipis, sudah semestinya BPJS mengkalim biaya Test Swab include dengan pembiayaan operasi yang hendak dilakukan.
Pemerhati Pemerintahan Kabupaten Karawang, H. Asep Agustian, SH. MH. atau Askun (Asep Kuncir) sapaan akrabnya mengatakan, untuk mencegah Covid-19 memang harus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang salah satunya adalah rajin Mencuci Tangan. Tetapi persoalan tanggungjawab kepada masyarakat, lagi-lagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) selalu ‘Cuci Tangan’ dengan saling lempar kesalahan. Sedangkan Pandemi ini menjadi kewajiban Pemerintah soal pembiayaan.
“Beban bayar Test Swab sudah menjadi kewajiban Pemerintah, jika kemudian masyarakat tidak mampu membayar Test Swab lalu operasi ditunda sampai pasien menjadi korban maka menjadi dosa Pemerintah. Kenapa harus membiarkan, sehingga Karawang menjadi zona merah lagi, sementara seluruh anggaran keuangan direcofusing dan akhirnya Pemkab jadi pusing sendiri,” ujarnya kepada Infoka, Jumat (13/11).
Askun menambahkan, Pemkab Karawang harus terbuka mengenai penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19, sedangkan sejauh ini transparansi anggaran belum pernah dibuka ke publik. “Semua anggaran direcofusing sampai infrastruktur ancur dan lain-lain ancur, tetapi pada pelaksanaannya uangnya kemana? sampai habis buat apa saja? Pemkab Karawang jangan cuci tangan, jangan membebankan kepada masyarakat,” pungkasnya. (cho)


You may like

Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri

Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City

Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang

Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya

Trailer Menabrak Pohon di Jalan Raya Badami, Sopir Dilarikan ke RSUD Karawang

Satlantas Polresta Karawang Atur Lalu Lintas Guna Cegah Kemacetan Lalu Lintas di Ruas Jalan Raya Utama
Pos-pos Terbaru
- Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
- Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel
- Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City
- Pemerintah Pusat dan Daerah Gelar Rakor Mitigasi Bencana di Karawang
- Ajak Warga Karawang Pelunasan PBB-P2 Sebelum 30 September, Bapenda Beberkan Manfaatnya






