Regional
Pemkab Purwakarta Lakukan Pemulihan Ekonomi Berbasis Kesehatan
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus melakukan pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Tujuannya untuk mendorong penguatan ekonomi kerakyatan dan industri mandiri yang berwawasan lingkungan.
Sektor UMKM dan perdagangan selama ini menjadi salah satu urat nadi perekonomian masyarakat di Purwakarta.
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan pihaknya terus mensupport supaya sektor tersebut bisa berkembang. Kali ini upayanya dengan cara penguatan di pasar tradisional.
Ambu Anne menyampaikan, selama ini pasar tradisional memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.
Baca juga: Kota Bekasi Jadi Satu-satunya Zona Merah Covid-19 di Jabar
Di Purwakarta, saat ini sudah ada beberapa pasar tradisional, yaitu Pasar Citeko, Pasar Rebo, Pasar Leuwipanjang, dan Pasar tradisional Wanayasa.
“Kita dorong terus supaya pasar tradisional ini lebih representatif. Sehingga, pengunjung dan pedagangnya bisa nyaman saat bertransaksi,” katanya dalam keterangan pers, Selasa 2 Maret.
Ambu Anne akan terus mendorong supaya pasar-pasar tradisional menyandang predikat pasar sehat.
Untuk saat ini baru pasar tradisional Wanayasa yang sudah berpredikat pasar sehat.
“Pasar tradisional Wanayasa, kedepannya akan dijadikan pasar tradisional percontohan untuk pasar-pasar lainnya yang ada di Purwakarta,” kata Ambu Anne.
Ia menambahkan, pasar sehat harus menjadi komitmen bersama. Artinya, bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola pasar tapi semua pihak, baik itu para pedagang maupun pembeli harus memiliki kesadaran untuk menjaga dan merawat pasar tersebut.
Baca juga: Bupati Muba DR. H. Dodi Reza Alex Noerdin Dikukuhkan Sebagai Anak Meraje Semende
Salah satunya, bisa dengan membiasakan atau meningkatkan kesadaran mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Dan mendorong supaya para pedagang bisa lebih meningkatkan kebersihan di lingkungan pasar.
Di masa pandemi ini, pihaknya telah meminta seluruh pengelola pasar untuk menyiapkan tempat cuci tangan. Termasuk meminta supaya mengintensifkan penyemprotan di seluruh areal pasar. Tujuannya, agar tercipta rasa aman bagi pedagang yang ada di pasar maupun pengunjung dari penyebaran Covid-19. (*)
Sumber: Pikiran-Rakyat.com


You may like

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

LippoLand Perkuat Kontribusi terhadap Percepatan Ekonomi dan Penyediaan Hunian Terjangkau melalui HWB Purwakarta

Besok! Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta Resmi Diluncurkan

Purwakarta Istimewa Gelar EXPO Pendidikan Non Formal (PNF) Tahun 2025

FK-PKBM Kabupaten Purwakarta Adakan Musdalub Tahun 2025

Dijerat Pasal Berlapis, Pelaku Pembunuhan dan Rudapaksa Dina Oktaviani Terancam Hukuman Mati
Pos-pos Terbaru
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir






