Nasional
Pemerintah Siapkan KUR Rp 283 Triliun Untuk Permodalan UMKM
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah menyiapkan program kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 283 triliun untuk membantu permodalan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar bisa berkembang.
“Diharapkan UMKM kita bisa mengakses KUR, karena KUR disiapkan oleh pemerintah besarnya Rp283 triliun dengan bunga tiga persen, tentunya ini dapat dimanfaatkan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (21/4/2022).
Airlangga berharap pemerintah daerah dapat terus mendorong UMKM untuk bisa mengakses KUR sebagai solusi bantuan permodalan dengan bunga rendah.
Dalam kunjungannya menyalurkan KUR BNI kepada UMKM perajin kulit di Garut, ia berharap usaha tersebut dapat berkontribusi dalam mendorong perekonomian Indonesia seperti yang dilakukan PT GMP anak perusahaan PT Widodo Makmur Perkasa.
“Masyarakat di Garut menerima manfaat program pemerintah antara lain kredit usaha rakyat dan kami pun mengunjungi beberapa stan pada beberapa usaha UMKM yang secara simbolis mendapat pinjaman KUR sebesar Rp500 juta,” katanya.
Ia berharap UMKM yang mendapat bantuan permodalan dari perbankan bisa menjadi besar usahanya seperti yang dilakukan PT GMP anak perusahaan PT Widodo Makmur Perkasa di sektor pengolahan kulit.
Menurut dia perusahaan pengolahan kulit itu telah berhasil mengembangkan usahanya sehingga mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun luar negeri.
“Ini adalah perusahaan yang telah melantai di bursa dan kami ucapkan selamat pada seluruh UMKM dan berharap bisa mengikuti jalan atau pioner PT Widodo Makmur Perkasa di sektor kulit, dan sektor peternakan sapi serta peternakan ayam,” katanya.
Chief Operational Officer PT GMP Indrawan Suwidya Adji menyampaikan pihaknya menjalankan usaha di sektor peternakan sapi potong dan unggas. Khusus untuk sapi, dagingnya dijual ke restoran dan supermarket, kemudian kulitnya diproses sebagai bahan produk kerajinan seperti jaket kulit.
“Nah kulit dari sapi itulah kami proses di sini untuk dijadikan sebagai bahan baku jaket kulit,” kata Indrawan.
Ia berharap perusahaannya dapat terus bersinergi dengan pemerintah untuk menjadikan Garut sebagai industri kulit tingkat dunia.
“Ada aspek bahan baku industri, ekonomi, perdagangan dan lainnya, apabila bersinergi, kita bisa seperti negara-negara di dunia yang juga terkenal akan produk kulitnya,” katanya. (*)
Sumber: Antara
You may like

Pemkab Karawang Imbau Pelaku UMKM Segera Urus NIB Untuk Bisa Akses Pendanaan Legal

PLN PEDULI Bersama Yayasan Barisan Muda Berbudaya (BERMUDA), Adakan Pelatihan UMKM di Kabupaten Karawang

Pj Bupati Purwakarta Minta Dekranasda Buat Program Kerja Untuk Tingkatkan Perekonomian

Pemkab Karawang Berkomitmen Tingkatkan Kapasitas UMKM

Dinkop Karawang Siapkan 35 Pendamping UMKM Bersertifikasi

Sertifikasi Kompetensi untuk Pendamping UMKM: Upaya Penguatan Karawang Dalam Mendukung Pengembangan UMKM Lokal
Pos-pos Terbaru
- Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi
- Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang
- DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
- Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri







