Connect with us

Nasional

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM

Published

on

INFOKA.ID – Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat.

Kepastian pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM disampaikan Presiden Jokowi seusai rapat terbatas soal BBM di kompleks Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Senin (4/3/2024).

“Tidak akan naik harga BBM,” kata Presiden Jokowi.

Presiden mengatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto atau dari jajaran Direksi Pertamina akan menyampaikan secara khusus soal BBM.

“BBM nanti biar Pak Menko yang menyampaikan, atau dari Pertamina yang menyampaikan,” kata Jokowi.

Sementara jelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, pemerintah juga memastikan stabilitas ketersediaan pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Direktur Distribusi dan Cadangan Makanan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rachmi Widiriani mengatakan, semua pihak siap mendukung ketersediaan pangan.

Lebih lanjut Rachmi menegaskan bahwa tidak ada wacana untuk menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras. Hal tersebut dikarenakan situasi yang terjadi saat ini merupakan anomali.

“Jika HET dinaikkan, akan ada kemungkinan harga beras tidak akan bisa turun lagi,” kata Rachmi dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang digelar daring, Senin (4/3/2024).

Rachmi juga membeberkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan, produksi beras nasional terkontraksi delapan bulan terakhir.

Untuk mengatasi situasi itu, pemerintah telah mengimpor beras sejak tahun lalu. Pemerintah juga telah menyiapkan cadangan pangan untuk intervensi sesuai dengan Perpres 125 Tahun 2022.

“Sebagai bagian dari upaya stabilisasi, pemerintah juga memberikan bantuan pangan sebesar 10 kg per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kepada 22 juta penerima. Langkah ini berdampak pada penahanan laju inflasi, dengan 22 juta KPM tidak perlu bersaing di pasar untuk mendapatkan beras,” ujar Rachmi.

Rachmi menambahkan, strategi lain yang diambil adalah menyiapkan waduk dan embung sebagai cadangan air. Serta mengantisipasi kemungkinan El Nino dengan menambahkan beras dari luar negeri.

Pemerintah juga akan mengoptimalkan lahan di sekitar waduk untuk budidaya. Menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk belanja bijak dan menghindari food waste.

Dikatakan, bantuan pangan akan terus diserahkan ke KPM sampai Juni 2024. Kemudian dalam waktu dekat, bantuan untuk keluarga risiko stunting dengan ayam 1 kg dan telur 10 butir. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement