Regional
Pantai Pangandaran Akan Jadi Lokasi Wisata Internasional
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum memantau Pantai Pangandaran yang akan menjadi salah satu lokasi wisata berskala internasional di Jawa Barat, Jumat (6/5/2022).
Ia pun meninjau sarana prasarana, infrastruktur hingga protokol kesehatan wisata pantai di Kabupaten Pangandaran itu.
“Pangandaran dijadikan skala prioritas karena Pak Gubernur (Ridwan Kamil) ingin Pangandaran ini menjadi wisata internasional. Oleh karena itu kami perlu menyediakan sarana, prasarana dan infrastruktur yang memang harus disediakan,” ujar Uu.
Menurutnya, momentum liburan Lebaran ini merupakan saat yang tepat untuk menilai progres yang sudah dilakukan, mengingat jumlah wisatawan mencapai 100.000 orang per harinya.
“Salah satu evaluasi yang akan ditindaklanjuti adalah di saat banyak orang seperti saat ini,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan tersebut, Uu mencatat tiga hal utama yang akan dilaporkan untuk ditindaklanjuti, yakni masalah ketersediaan lahan parkir, masalah sampah yang masih banyak berserakan, dan akses jalan pulang para wisatawan masih terhambat.
Menurut Uu, kesadaran masyarakat untuk parkir dengan benar masih minim sehingga masih ditemukan mobil-mobil terparkir di tengah jalan dan membuat kemacetan.
Ia memaparkan, kesadaran masyarakat akan parkir dengan benar masih minim, sehingga masih ditemukan mobil-mobil terparkir di tengah jalan dan membuat kemacetan.
Selain itu, Uu mengatakan Pemda Kabupaten Pangandaran sudah menyiapkan tiga jalur alternatif untuk wisatawan pulang di libur Lebaran tahun ini, guna mengurangi kemacetan di jalur utama.
“Barusan banyak kendaraan yang parkir di tengah jalan, akhirnya mengganggu dan digeser, digotong. Itu merepotkan warga. Oleh karena itu, hal ini juga menjadi bahan evaluasi kami yang akan dilaporkan kepada Pak Gubernur,” ujarnya.
Uu juga menemukan permasalahan akses jalan pulang. Saat berangkat, perjalanan biasanya lancar, tetapi di saat pulang dari Pangandaran selalu macet di perjalanan. “Kemarin ada yang bilang sampai 7-8 jam,” kata dia.
Menurut Uu, Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran sebenarnya sudah menyiapkan tiga jalur alternatif untuk wisatawan pulang di libur Lebaran tahun ini guna mengurangi kemacetan di jalur utama. “Ternyata sudah dipersiapkan oleh Pemkab, tinggal mengeksekusi,” ujarnya.
Terkait penerapan protokol kesehatan, Uu mengakui bahwa wisatawan lebih longgar menerapkannya dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat tetap mengikuti arahan pemerintah untuk menjaga protokol kesehatan meskipun sedang berada di lokasi wisata.
“Wisata boleh, tetapi prokes tetap dilaksanakan,” kata dia.
Pada libur Lebaran 2022, pantai Pangandaran menjadi salah satu lokasi wisata favorit masyarakat. Pantai itu dipadati oleh masyarakat yang berlibur. Bahkan dalam sehari, jumlah kunjungan bisa mencapai 100.000 orang. (*)
Sumber: Tempo.co


You may like

Pengedar Uang Palsu di Pangandaran Ditangkap Polisi, Dibeli Secara Online dari Pasuruan

Mantan Perangkat Desa di Pangandaran Cabuli Dua Anak di Bawah Umur

Hari Jadi ke-78 Jabar, Ridawan Kamil Beberkan Capaian Selama 5 Tahun Memimpin

Wisatawan Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pantai Pangandaran

Alat Bukti Kasus Tabungan Murid yang Macet Sudah Lengkap, Polisi: Aktor Utama adalah Guru

Pemprov Jabar Kumpulkan Para Ulama Bahas Polemik Ponpes Al Zaytun
Pos-pos Terbaru
- BREAKING NEWS: Wakil Bupati PALI dan Kepala Dinas PU Diamankan Kejati Sumsel Terkait Dugaan Suap Proyek
- Tak Berkutik Saat Digerebek, Mahasiswa Pelaku Curanmor Diamankan Bersama Barang Bukti di Kamar Kos
- Dukung Pasokan Darah di Karawang, Pupuk Kujang Gelar Donor Darah Massal ielang HUT ke-51
- Microbus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 55, Polres Karawang Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
- Brits Hotel Karawang Hadirkan Cars Worldwide Carmeet 2026, Satukan Komunitas Otomotif, UMKM, dan Lifestyle dalam Satu Event Kolaboratif






