Regional
Ojol di Karawang Tetap Antarkan Pesanan Makanan Meski Berdarah Kena Begal
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Seorang driver ojek online (ojol) jadi korban percobaan di Kabupaten Karawang. Bahkan videonya viral di media sosial.
Seperti video yang diunggah akun Instagram @halokrw, meskipun mengalami luka di bagian tangan, ojol tersebut tetap mengantarkan makanan pesanan ke pelanggan.
Dalam keterangannya, kejadian ini terjadi di Jalan Sasak Koneng, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (25/2/2023) malam.
“Seorang driver ShopeeFood dikabarkan menjadi korban begal di Sasak Koneng dari tanggul CKM arah Kartika, Stasiun Klari, Karawang saat sedang akan mengantarkan makanan ke customer nya, Sabtu (25/2/2023) sekira pkl. 20.00 WIB,” tulis keterangannya.
Diceritakan, saat korban sedang mengantarkan makanan ke rumah pelanggan, korban yang sedang melintas lokasi kejadian tiba-tiba saja di bacok oleh seseorang tak dikenal.
“Menurut informasi yang dibagikan oleh @snsaadahh, korban dipukul dengan kayu dibagian belakang hingga terjatuh ke sawah ketika sedang melintas di tempat gelap. Terduga pelaku juga dikabarkan membawa celurit dan melukai jari serta lengan korban,” tulisnya.
Korban yang mengalami luka kemudian ditolong oleh sepasang suami istri. Salutnya, korban masih menyelesaikan tugas mengantarkan pesanan makanan ke pelanggan.
“Beruntung ada sepasang suami dan istri yang kebetulan lewat dan kemudian menolong korban, terduga begal kemudian kabur,” tulisnya.
“Meski dalam keadaan terluka, korban tetap mengantarkan makananannya ke customer ditemani sepasang suami dan istri yang ikut menolong korban,” tulisnya.
Sementara, Kapolsek Klari Kompol Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan terjadi tindak pidana percobaan pencurian dengan kekerasan yang dialami oleh Korban yang bernama Purmas Tria Saputra
“Iya TKP di Jalan Bengle-Klari Sasak Kloneng,” ujarnya, Minggu (26/2/2023).
Hidayat menjelaskan, kronologis bermula saat korban sedang mengendarai sepeda motor sebelum tiba di jembatan Kloneng, korban diberhentikan oleh orang tidak dikenal dengan membawa senjata tajam.
“Orang tidak dikenal itu memaksa dan mengancam hendak mengambil sepeda motor korban, kemudian korban melakukan perlawanan sehingga pelaku menyerang korban dengan senjata tajam,” kata dia.
Senjata tajam itu, mengenai pada bagian jari tangan korban hingga terluka, sedangkan sepeda motor korban tidak berhasil dirampas.
“Korban melawan hingga terluka oleh senjata tajam di bagian jadi, sepeda motor tak berhasil terambil kemudian terduga pelaku melarikan diri meninggalkan korban,” pungkasnya. (*)


You may like

Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA

Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara

Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan

Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan

Tabligh Akbar UNSIKA Berhaji, Dosen dan Mahasiswa Diajak Mulai Persiapkan Tabungan Haji

DPRD Karawang Kawal Penanganan Ceceran Minyak Pantai Tanjungpakis dan Cemarajaya
Pos-pos Terbaru
- Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
- Polresta Karawang Gelar Lomba Polisi Cilik dan Ketangkasan Baris-Berbaris Tingkat SD-SMA
- Pimpinan Baru MBC Palembang Chapter: Tri Martono Siap Gebrak Lewat Solidaritas, Aksi Sosial, dan Disiplin Berkendara
- Bupati Instruksikan Clean Up, Pesisir Karawang yang Tercemar Limbah Mulai Dibersihkan
- Penanganan Limbah Hitam di Cibuaya: Jalur Hukum Menunggu Hasil Lab, Pembersihan Pantai Tetap Berjalan






