Connect with us

Regional

OB Bacok 4 Pegawai Kantor Koperasi di Cirebon, 1 Orang Meninggal Dunia

Published

on

INFOKA.ID – Seorang Office Boy (OB) menyerang kepala cabang (kacab) dan pegawai koperasi secara membabi buta dengan menggunakan senjata tajam jenis parang di Cirebon, Jawa Barat, Senin (29/1/2024). Akibatnya 3 orang terluka, dan satu orang meninggal dunia.

Kasat Reskrim AKP Haryo Aji Prasetyo Seno mengatakan pelaku berinisial RS (23) merupakan office boy yang merangkap jadi sekuriti.

Ia meneangkan, kejadian itu bermula sekitar pukul 06.45 WIB sebelum kegiatan briefing kantor dimulai.

Saat seluruh pegawai Koperasi berkumpul, tanpa curiga semua karyawan melakukan kegiatan seperti biasa. Namun, Pelaku tiba-tiba mengunci pintu kantor dari dalam, kemudian langsung menyerang Kepala Cabang dan karyawan lainnya secara tiba-tiba, dengan senjata tajam jenis parang.

Pelaku tersebut berhasil diamankan usai kejadian. Saat ini dia sudah ditahan di Polsek Arjawinangun guna menjalani pemeriksaan.

“Untuk pelaku sudah diamankan, sekarang berada di Polsek Arjawinangun,” kata Kasat Reskrim AKP Haryo Aji Prasetyo Seno, Senin (29/01/2024).

Haryo menjelaskan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari perusahaan koperasi itu.

Dia juga mengaku, telah melakukan olah tempat kejadian perkara di ruang manager dimana tempat lokasi penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku terhadap sejumlah pegawai Koperasi termasuk kepala cabangnya.

“Lokasi tempat kejadian di ruang rapat manajer, dan kami sudah melakukan olah TKP,“ katanya.

Selain berhasil menangkap pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa parang dan pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian.

Sementara, untuk korban meninggal dunia diketahui bernama Jessica Shintia, warga Desa Jungjang, Kecamatan Arjawinangun.

“Korban dengan inisial JS dinyatakan meninggal dunia pada Senin malam,“ ujar seorang pegawai RSUD Arjawinangun, Senin (29/1/2024) malam.

Menurutnya, korban diketahui mengalami luka cukup serius, sebagian jari tangan patah akibat sabetan senjata tajam milik pelaku.

“Korban yang mengalami luka berat ada dua, di antaranya Manajer Cabang dan Jessica Sintia. Keduanya mendapatkan penanganan khusus di ruang ICU, sedangkan korban (JS) sendiri dinyatakan meninggal dunia,” katanya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement